DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Dianiaya di JLS, Warga Indramayu Tewas

post-img

SERANG-AS (20), menghembuskan nafas terakhir di RSU dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang, Selasa (6/9). Pemuda asal Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat ini menderita luka serius usai dianiaya, Minggu (4/9).

Insiden penganiayaan itu terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Korban diserang oleh orang tidak dikenal.

“Korban ini kemudian menghubungi rekannya U alias W dan menceritakan telah mendapat penganiayaan,” kata

Kasi Humas Polresta Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Iwan Sumantri, kemarin.

U kemudian menghubungi PA untuk menjemput korban. “PA ini kemudian datang ke lokasi bersama temannya SN, KK dan CK,” ujar Iwan.

Saat di lokasi, korban masih sadar dengan kondisi tubuh luka-luka. Korban diantara ke Rumah Sakit Kurnia Kota Cilegon. “Karenanya jaraknya dekat dengan lokasi (kejadian-red),” kata Iwan.

Namun, korban yang belum pulih dibawa pulang oleh keluarganya. Setelah di rumah, korban yang mengeluh sakit dibawa ke RSU dr Dradjat Prawiranegara. “Karena permintaan keluarga, korban ini dibawa pulang. Kemudian korban ini dibawa lagi ke RSU dr Dradjat Prawiranegara Serang untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan,” kata Iwan.

Setelah menjalani pemeriksaan, pihak RSU dr Dradjat Prawiranegara Serang merujuk korban ke RSU Banten. Korban diketahui mengalami pendarahan di bagian kepala.

Belum sempat dilarikan ke RSU Banten, kesehatan korban memburuk dan akhirnya meninggal dunia. “Meninggalnya hari Selasa 6 September 2022 sekira pukul 12.00 WIB,” ungkap Iwan.

Sayangnya pihak keluarga menolak tubuh korban untuk dilakukan autopsi. “Pihak kepolisian telah berkomunikasi dengan pihak keluarga, namun sanak saudaranya tidak menginginkan korban dilakukan otopsi. Jenazah kemudian diserahkan ke keluarga untuk di makamkan di Indramayu,” tutur Iwan. (fam/nda)