DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

Kendalikan Inflasi Pangan Nasional

post-img

JAKARTA - Bank Indonesia bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP & TPID) terus berkomit­men menjaga terkendalinya inflasi nasional. 

Hal tersebut diwujudkan melalui Sinergi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (Gernas PIP) di Kota Malang, Rabu (10/8) . 

Gernas PIP menjadi langkah komitmen bersama untuk mengoptimalkan langkah-langkah pengendalian inflasi dari sisi suplai dan mendorong produksi guna mendukung ketahanan pangan secara integratif, masif, dan berdampak nasional. 

Kegiatan ini mencakup perluasan kerja sama antar daerah, komitmen penyeleng­garaan operasi pasar daerah rentan gejolak inflasi di Jawa, serta implementasi gerakan urban farming dan digital farming. 

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengajak seluruh pihak yang hadir untuk menggelorakan semangat dan berjuang bersama dalam mengendalikan inflasi khususnya inflasi pangan. Hal tersebut mengingat saat ini Indonesia tengah dihadapkan pada berbagai tantangan seperti ketidakpastian ekonomi global dan risiko stagflasi. 

Menurutnya, sinergi dan langkah bersama yang dapat ditempuh ditujukan untuk mengendalikan inflasi pangan pada 2022. Hal ini karena inflasi pangan memiliki bobot yang cukup besar dari komposisi pengeluaran masyarakat, sehingga pengen­dalian inflasi akan memberikan dampak sosial yang besar untuk kesejahteraan masyarakat. 

“Upaya sinergi antar daerah diperlukan untuk mencukupi kelangkaan pangan serta meningkatkan kapasitas produksi sebagai langkah antisipasi gejolak ketaha­nan pangan,” kata Perry dalam siaran pers.

Senada dengan Gubernur BI, anggota ko­misi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo, menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas upaya Bank Indonesia bersama dengan Pemerintah Pusat dan Daerah serta otoritas terkait dalam mengendalikan inflasi pangan khususnya pada Gernas PIP. 

Andreas turut menekankan perlunya me­­libatkan masyarakat dalam meng­gelorakan semangat kegotongroyongan untuk mengendalikan inflasi pangan di­mulai dari tingkat rumah tangga, Peme­rintah Daerah dan Pusat serta sinergi dan kolaborasi berbagai pihak akan menjadi modal utama dalam mengatasi perma­salahan inflasi.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Jawa Timur Khofifah Indar Para­wansa, menyampaikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama TPID Provinsi Jawa Timur dan seluruh stakeholders turut mendukung upaya stabilisasi harga dan senantiasa bersinergi untuk menjaga terkendalinya inflasi pangan. 

Hal tersebut menurut Khofifah membutuhkan strong partnership dan komitmen seluruh elemen terkait di dalam negeri. 

Lebih lanjut Kho­fifah menambahkan dalam upaya pengen­dalian inflasi pangan diperlukan implementasi kebijakan riil yang bisa dirasakan langsung oleh para petani dan peternak. (bie)