DECEMBER 9, 2022
Pandeglang - Tutorial

BNPT Ajak Pemuda Waspadai Ideologi Teroris

post-img

PANDEGLANG - Kepala Badan Nas­ional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengajak pemuda untuk mewaspadai ideologi terorisme.

Karena ideologi terorisme dapat memecah belah keutuhan NKRI.

"Karakter ideologi terorisme itu membenci negara sendiri, membenci ideologi negara Idonesia sendiri, yaitu Ideologi Pancasila," katanya di Gedung Serba Guna Universitas Mathla'ul An­war di Kecamatan Saketi, Kamis (11/8).

Boy mengatakan, pemuda memiliki peran dan tanggung jawab penting dalam menjaga NKRI. Sehingga harus dibekali dengan ideologi yang sesuai dengan marwah negara.

Pemuda masa kini, kata dia, juga ha­rus meneladani pejuang masa lalu yang berperang hebat memperjuangkan kedaulatan negara. "Kalau kita tidak bisa menjaga maka kita termasuk pemuda rugi. Untuk itu kita harus teruskan perjuangan de­mi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.

BNPT juga mengajak semua pihak membangun kekuatan karakter nilai bangsa dalam menghadapi terorisme. 

Kata Boy, mayoritas masyarakat Indo­nesia sebetulnya membenci kekerasan karena memang ajaran aga­ma di Indonesia yang dahulu di­ajar­­kan oleh para Wali. "Hidup berto­leransi karakter Islam dikembang­kan oleh Wali di Indonesia. Tetapi saat ini 2.000 lebih pemuda berurusan dengan terorisme yang ciri khasnya adalah menghalalkan kekerasan," tegasnya.

Tanpa disadari, banyak pemuda mulai terpapar ideologi terorisme yang memang tidak terasa karena tanpa gejala. "Dalam meng­hadapi virus intoleransi, BNPT ber­ikhtiar perkuat penguatan wawasan kebang­saan, karena terorisme menjual ideol­ogi, politik, ekonomi, sosial bu­daya. Agar menjadi karakter memusuhi ideologi tidak bisa terpe­nuhi," jelasnya.

Ketua Forum Koor­dinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten Amas Tajuddin menjelaskan, acara ini diikuti oleh organisasi kepemudaan, BEM, pelajar, dan pondok pesantren. (mg-01/tur)