DECEMBER 9, 2022
Lebak

Waspadai Petir dan Gelombang Tinggi

post-img

LEBAK- Cuaca ekstrem yang melanda wi­layah Kabupaten Lebak dalam be­berapa terakhir mesti diwaspadai war­ga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau warga untuk mewaspadai sambaran petir dan gelombang tinggi yang mencapai 2 sampai 4 meter.

”Ya, cuaca ekstrem seperti saat ini mes­ti waspada aktivitas petir. Ketika hujan dengan sambaran petir jangan di tanah lapang ataupun di tengah sawah dan jangan berteduh di bawah pohon,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Feby Rizky Pratama kepada Ra­dar Banten, Kamis (11/8).

Selain sambaran petir selama cuaca eks­trem, kata Feby, pihaknya juga me­ngimbau kepada wisatawan untuk mengantisipasi gelombang tinggi yang terjadi di Perairan Lebak Selatan.

”Wi­satawan harus berhati-hati karena sewaktu-waktu suka datang gelombang tinggi. Ikuti arahan petugas pantai,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan nelayan dan masyarakat di pesisir Lebak selatan untuk waspada terhadap gelombang tinggi dan angin kencang yang diikuti sambaran petir.

”Gelombang tinggi di perairan Banten selatan mencapai 2 sampai 4 meter,” jelasnya.

Mengantisipasi hal tersebut, BPBD meningkatkan koordinasi dengan rukun nelayan (RN) di masing-masing wilayah serta meminta petugas di se­tiap keca­matan di pesisir Lebak se­latan untuk terus mengupdate la­poran cuaca.

”Setiap hari kami sampaikan jika BMKG memberikan laporan kondisi laut langsung kita share (sebarkan). Ka­mi minta nelayan dan warga pesisir un­tuk waspada,” ujarnya.

Kepala BPBD Lebak Budi Santoso yang juga Sekda Lebak Budi Santoso juga mengimbau, kepada para nelayan agar melaut saat cuaca aman serta membawa perlengkapan keselamatan. Seperti pelampung maupun ban yang memungkinkan tetap mengapung jika terjadi sesuatu sampai mendapatkan pertolongan.

“Sebenarnya nelayan sudah sangat paham dengan kondisi laut, namun kami tetap mengimbau agar nelayan melaut dengan aman,” harapnya. 

Dihubungi terpisah, Camat Pang­ga­rangan Ahmad Faid Lullah mengatakan, pi­haknya telah mengingatkan nelayan setempat untuk selalu mewaspadai ge­lombang tinggi dan mengutamakan keselamatan dalam mencari ikan di laut.

”Menurut BMKG, gelombang tinggi di Lebak selatan akan mencapai 2-4 meter. Nelayan telah mengantisipasinya,” jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya telah me­nyosialisasikan informasi tersebut ke­pada nelayan untuk berhati-hati se­lama cuaca ekstrem berlangsung.

”Wa­laupun melaut paling tidak jangan sampai ke tengah lautan untuk meng­hindari ancaman gelombang tinggi yang sewaktu-waktu dapat memba­ha­yakan keselamatan,” tukasnya. (nce/tur)