DECEMBER 9, 2022
Cilegon

Nelayan Tanjung Leneng Terkendala Akses

post-img

CILEGON – Nelayan di lingkungan Tanjung Leneng, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon mengaku terkendala akses jalan menuju perkampungan tempat kapal nelayan bersandar.

Akses jalan saat ini sangat tidak layak karena hanya bisa dikendarai sepeda motor.

Tanjung Leneng berada di belakang area industri. Saat akses menuju Tanjung Leneng hanya gang sempit berupa jalan setapak, akses tersebut pun harus melewati pipa-pipa milik industri.

Meski akses jalan sempit serta dihimpit oleh berbagai industri serta pelabuhan besar, para nelayan tetap bertahan mencari nafkah dari menangkap ikan.

Keluh kesah itu pun disampaikan oleh para nelayan saat dikunjungi oleh Camat Ciwandan Agus Ariyadi, Kamis (30/6).

“Masyarakat nelayan Tanjung Leneng mohon bantuan akses jalan menuju ke lokasi untuk mereka mencari kehidupan dan penghidupan dari melaut,” ujar Agus.

Para nelayan, menurut Agus, meminta kepada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) untuk memberikan akses yang representatif bagi para nelayan.

Agus pun mengaku akan mencoba koordinasi dengan pihak PT Pelindo guna membahas keinginan para nelayan tersebut.

Menurutnya, saat ini tercatat sebanyak 67 nelayan yang mencari makan di Tanjung Leneng. Mereka adalah masyarakat dari Kelurahan Kepuh dan sejumlah kelurahan lain di Ciwandan.

Diperkirakan jumlah nelayan di lokasi tersebut lebih dari dari angka yang tercatat. 

“Mohon doanya dan supportnya yah untuk masyarakat nelayan Tanjung Leneng ini,” ujar Agus. (bam/air)