DECEMBER 9, 2022
Pesona Indonesia

Penis Sehat nan Perkasa, Idaman Setiap Pria

post-img

Banyak pria te­robsesi untuk memiliki penis ber­ukuran besar. Ob­sesi ini muncul karena asumsi bah­wa penis yang besar itu memuaskan pasa­ngan­nya. Bahkan, ada ang­gapan bahwa kejan­tanan seorang pria dilihat dari ukuran penisnya.

Tapi tahu kah Anda, asumsi itu tidak 100 persen benar. Pa­ra ahli telah membantahnya ber­ulang kali. Bahwa, semakin besar penis, semakin besar ke­mampuan pria untuk me­muas­kan pasangannya itu tidak selalu benar. Ukuran pe­nis yang besar ternyata ha­nya berada di urutan ke­enam dari sekian faktor penis yang disukai wanita. Per­nya­taan ini merupakan hasil pe­nelitian yang diterbitkan The Journal of Sex Madicine.

So, Anda sebagai orang In­donesia juga tidak perlu cemas de­ngan ukuran penis Anda. Tidak perlu minder dengan ukuran penis orang di Benus Afrika dan Amerika. 

Sebuah website penghimpun data, TargetMap, merilis peta ukuran pe­nis di seluruh dunia. Ukuran organ intim pria Indonesia disebutkan berada di urutan keempat. Mendekati terkecil dengan rentang 10,5-12,9 sentimeter. Ukuran ini diukur ketika organ intim pria saat ereksi. 

Situs lain bernama Worlddata juga me­ngumpulkan hasil penelitian tentang ukuran penis. Mereka mengungkapkan bahwa dari 88 negara yang dijadikan sampel, ukuran penis orang Indonesia menduduki peringkat ke-78 dengan rata-rata panjang penis mencapai 11,67 sentimeter. 

Tidak perlu berkecil hati. Ka­rena, ukuran penis orang Rusia, Jepang, Bra­sil, dan Yunani sama dengan milik orang Indonesia.

Bahkan, pria Indonesia bisa sedikit bang­ga jika dibandingkan dengan ukuran penis orang Malaysia, ThaiIand, India Sri Lanka, dan Korea Selatan. Sebab, uku­ran penis mereka nasuk kategori ter­kecil dengan rentang 9,3-10,5 sentimeter.

Yang perlu menjadi perhatian setiap pria adalah mengetahui cara merawat or­gan intimnya dengan benar. Tidak boleh sembarangan. Karena, tidak cuma me­melihara kesehatan reproduksi Anda tetapi juga dapat meningkatkan kenik­matan seksual pasangan Anda. Tentu sa­ja, kenikmatan seksual Anda juga.

Dirangkum dari beberapa sumber, ada beberapa cara merawat penis Anda dengan benar. Dan, relatif mudah.


Pertama, melakukan ereksi secara rutin. Ereksi terjadi ketika ada perubahan aliran darah pada penis. Itu membuat otot halus penis mendapat asupan ok­sigen yang melimpah dari darah. Se­hingga, dapat menyehatkan penis dan men­jaga bentuk penis tetap normal.

Sebaliknya, jika ereksi tidak dilakukan secara rutin, ukuran penis ke­mungkinan menjadi lebih pendek 1–2 sentimeter. Kon­disi ini terjadi karena jaringan pe­nis menjadi kurang elastis dan menyusut. Se­orang pria dapat mengalami be­berapa kali ereksi, baik pada malam maupun siang hari. Ereksi juga bisa terjadi saat ada rangsangan maupun tanpa rangsangan sama sekali. Meski de­mikian, ada beberapa penyakit yang bisa menyebab­kan pria menjadi sulit erek­si. Salah satu­nya adalah diabetes. Bila hal ini ter­jadi, Anda harus langsung ke dokter.


Kedua, melakukan prosedur sunat.

Berkaitan dengan kesehatan, dokter biasa­nya akan menganjurkan pria untuk melakukan sunat atau khitan. Karena, penis yang disunat bisa memberikan be­ra­gam manfaat untuk kesehatan. Di antaranya adalah lebih mudah diber­sih­kan, menurunkan risiko infeksi sa­luran kemih dan kanker penis, serta mencegah penyakit menular seksual.

Bagi sebagian masyarakat, sunat me­mang menjadi tradisi atau anjuran agama. Namun, terlepas dari alasan itu, Anda dapat melakukan sunat untuk alasan kesehatan. Anda bisa berkon­sultasi dengan dokter bedah untuk m­engetahui prosedur sunat.


Ketiga, memilih celana dalam yang tepat. Memilih celana dalam yang salah akan meningkatkan suhu pada area pe­nis dan skrotum. Itu tidak untuk pro­duksi sperma. Mengganti celana dalam setiap hari juga merupakan hal penting lain­nya untuk menjaga kebersihan organ vital pria.


Keempat, menggunakan kondom

Kondom dapat digunakan untuk mem­bantu Anda terhindar dari penyakit sek­sual menular. Gunakan kondom saat pasangan Anda sedang mengalami pe­nyakit seksual menular. Jangan lupa memeriksakan diri dan pasangan agar penyakit tersebut dapat segera ditangani.


Kelima, menjaga kebersihan penis. 

Inti dari cara merawat penis adalah de­ngan menjaga kebersihannya. Tidak cuma dengan menghindari pemakaian bedak dan deodoran maupun krim atau obat pembesar penis. Tapi, ada beberapa lang­kah yang bisa Anda lakukan untuk menjaga penis tetapi bersih dan sehat. 

Situs alodokter.com menyebutkan cara­nya. Yakni, mencuci penis secara rutin. Ketika mandi, cuci dan bersihkan penis dengan air hangat. Sebisa mungkin, lakukan setiap hari. Keringkan dengan tisu atau handuk bersih, baik setelah mandi maupun setelah buang air kecil.

Kemudian, hindari penggunaan sabun terlalu banyak karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit penis. Kondisi ini mem­buat Anda menjadi tidak nyaman.

Lalu, membersihkan smegma. Untuk mem­bersihkannya dari penumpukan smeg­ma, gosok bagian kepala penis dengan lembut. Jika penis Anda memiliki lipatan-lipatan kulit di atasnya, tarik secara lembut dan bersihkan bagian ba­wahnya. Ingat, cara ini hanya untuk pria dewasa. Anak laki-laki tidak me­merlukannya.

Smegma adalah pelumas alami pada kepala dan lipatan kulit organ intim pria. Smegma yang menumpuk da­pat mengakibatkan bakteri berkem­bang dan mengundang infeksi. 

Area skrotum atau kantong pelir juga harus dibersihkan secara teratur. Jika tid­ak, akan menimbulkan bau kurang sedap karena keringat yang menumpuk pada ram­but kemaluan. 

Catatan terakhir di luar treatmen di atas, Anda harus mengimbanginya de­ngan gaya hidup yang sehat, agar tidak mengalami disfungsi ereksi. (don)