DECEMBER 9, 2022
Love Story - Inspirasi

Strategi Meningkatkan Brand Awareness Kuliner

post-img

Pasang surut dunia usaha itu suatu hal yang wajar, termasuk di bisnis bidang kuliner. Namun perlu ada upaya yang terencana, inovasi, dan konsistensi agar bisnis itu tetap bertahan untuk jangka waktu yang panjang. Salah satunya dengan membangun brand awareness.

Upaya itu, seperti diulas GoBiz. Baru-baru ini merilis kiat atau startegi mem­bangun brand awareness untuk usaha bidang kuliner. Manfaat membangun brand awareness antara lain meningkatkan kesadaran calon pe­langgan terhadap merek Anda yang akan berpengaruh besar dalam pe­ngambilan keputusan dalam membeli/menggunakan produk; membangun persepsi positif di mata calon pelanggan; mendatangkan lebih banyak pelanggan baru, apalagi didukung dengan kualitas produk; reputasi brand menjadi bagus dan dapat mendorong pelanggan untuk loyal dengan produk Anda; dan pelanggan makin banyak, omzet usaha pasti melejit.

Adapun strateginya sebagai berikut:

Pertama, membuat desain kemasan unik. Desain kemasan yang Anda gunakan dapat menjadi peluang dalam meningkatkan brand awareness. Pasalnya, saat ini, banyak konten review produk dari pelanggan di media sosial yang mudah dijadikan ajang promosi gratis. Apalagi jika kemasan tersebut eye-catching, hal itu menjadi poin tambahan bagi pelanggan untuk menyukai produk Anda.

Kedua, aktif di media sosial. Sebagai tempat berkumpulnya jutaan pengguna, media sosial dapat memudahkan Anda meningkatkan brand awareness kepada target pasar. Ada beberapa pilihan media sosial yang dapat digunakan, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok. Setiap media sosial tersebut tentunya memiliki karakteristik yang berbeda. Jenis konten yang ditampilkan pun beragam, tetapi banyak orang kini cenderung menyukai konten jujur, penuh hiburan, dan berupa video atau animasi.

Ketiga, teknik pemasaran menggunakan influencer. Untuk memudahkan Anda dalam membangun brand awareness, Anda juga dapat bekerja sama dengan influencer. Dengan cara ini, Anda dapat menjangkau calon konsumen secara luas yang berasal dari pengikut para influencer tersebut di media sosial.

Para influencer ini juga biasanya telah me­miliki kepercayaan kuat dari audiens, sehingga memudahkan Anda dalam menyampaikan keunggulan dari produk Anda. Meskipun begitu, Anda juga harus pintar-pintar menyeleksi per­sona influencer sebelum meng­gu­nakan jasa mereka. Anda dapat melihat data traffic media sosial dan akun yang mereka gunakan terlebih dahulu.

Pilihlah influencer dengan traffic tinggi dan memiliki nilai-nilai diri yang sejalan dengan usaha Anda. Dengan begitu, Anda dapat merasakan hasil yang setimpal dengan biaya yang Anda ke­luarkan nantinya. 

Keempat, aktif mengikuti pameran dan bazar. Aktif berpartisipasi dalam pameran dan bazaar juga menjadi cara lain untuk mengenalkan produk ke pelanggan. Banyak penikmat makanan dan konsumen yang sengaja datang untuk mencoba berbagai jenis produk yang ditawarkan. Hal ini tentunya membuka peluang untuk memperkenal­kan brand sekaligus mendorong mereka untuk mencoba produk yang dijual.

Oleh karena itu, pastikan visual dari stan rapi dan bersih untuk menarik minat pengunjung sehingga image ter­kait keunggulan produk dapat ter­tanam dengan baik di benak pe­ngun­jung. 

Kelima, tampilkan foto produk yang menarik. Sama halnya seperti strategi sebelumnya, foto produk juga menjadi elemen penting dalam meningkatkan kesadaran brand. Dengan foto produk yang unik dan menarik, pastinya dapat memudahkan calon pelanggan untuk mengingat brand Anda.

Cara ini juga mendorong pelanggan untuk membeli meskipun mereka belum pernah merasakan cita rasa dari produk kuliner Anda. Untuk mendapatkan tampilan foto terbaik, Anda bisa menggunakan jasa fotografer andal untuk mengambil angle terbaik dari produk.

Namun, jika ingin mencoba untuk memotret produk Anda sendiri, Anda dapat melihat berbagai referensi foto produk melalui website seperti Pinterest, Foodgawker, dan Pexels. (*/bie)