DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Tangsel Kejar Zero Emisi

post-img

PAPARAN: Walikota Tangsel Benyamin Davnie memaparkan upaya Kota Tangsel mengejar zero emisi di depan perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Global Building Performance Network (GBPN), kemarin. (Syaiful/Radar Banten)

CIPUTAT-Pemerintah Kota Ta­ngerang Selatan melakukan kerjasama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Global Building Per­for­mance Network (GBPN) dalam mengejar target zero emisi karbondioksida pada bangunan gedung.

Caranya, dengan mengem­bangkan peta jalan atau roadmap untuk efisiensi energi pada peng­gunaan bangunan gedung di Kota Tang­sel. Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, peng­hematan energi pada bangunan gedung harus dilakukan secepat mungkin, karena Kota Tangsel berkembang cukup pesat menghasilkan gedung-ge­dung pencakar langit dan pro­yek-proyek bangunan baru yang menghasilkan kar­bon­dioksida.

“Penghematan energi menjadi so­lusi yang sangat penting dila­ku­kan. Selain itu, upaya efisiensi ener­gi ini dapat mengurangi pe­ma­nasan global dan dampak ne­gatif perubahan iklim,” ujarnya saat membuka kick off meeting proyek pengembangan peta jalan kebijakan bangunan nol emisi kar­bon di Aula Blandongan, Pus­pemkot Tangsel, Rabu (31/8).

Menurut Benyamin, Pemkot Tang­sel dipilih sebagai kota per­con­­tohan dalam program Ke­men­terian ESDM ini dikarenakan per­tumbuhan kota yang cepat dan banyaknya bangunan gedung yang sedang dibangun dan ber­potensi menghasilkan emisi kar­­bon­dioksida yang cukup sig­nifikan.

“Pemkot Tangsel berkomitmen untuk menjalankan proyek per­contohan ini sebaik mungkin serta mendukung upaya pengum­pulan data dan memfasilitasi berbagai workshop konsultasi publik sampai tersusunnya roadmap tersebut,” tegasnya.

Untuk mendukung proyek ini, Benyamin telah mengutus se­jumlah OPD diantaranya, Bappelit­bang­da sebagai leading sector. Se­mentara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Lingkungan Hi­dup, Dinas Komunikasi dan Infor­matika, Dinas Penanaman Modal dan PTSP sebagai pelaksana teknis.

Di tempat yang sama Penasihat Senior GBPN Indonesia Sandra Pranoto mengatakan, GBPN adalah organisasi non-pemerintah (NGO) global yang berfokus memberikan bantuan teknis dan memberi ma­sukan ntuk mendorong pertum­buhan bangunan gedung yang lebih efisien dalam peng­gunaan energi.

“Kami berkomitmen memper­ce­pat pencapaian berbagai target ini melalui penyediaan bantuan teknis dan reformasi kebijakan menggunakan pendekatan bottom-up,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Kon­servasi Energi EBTKE, Ni Luh Puspa Dewi menyampaikan apre­siasinya kepada Pemkot Tangsel yang berkomitmen mewujudkan Net Zero Emissions pada bangunan gedung.

Kolaborasi ini juga akan me­nye­diakan pelatihan dan konsultasi yang melibatkan pemangku kepen­tingan yang lebih luas di Tange­rang Selatan seperti pengembang swasta, universitas lokal, para ahli konstruksi, dan segenap pe­mangku kepentingan lain. “Oleh karenanya, kerja sama ini harus segera dilak­sanakan dan dilaku­kan,” tuturnya. (ful/asp)