PAPARAN: Walikota Tangsel Benyamin Davnie memaparkan upaya Kota Tangsel mengejar zero emisi di depan perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Global Building Performance Network (GBPN), kemarin. (Syaiful/Radar Banten)
CIPUTAT-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melakukan kerjasama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Global Building Performance Network (GBPN) dalam mengejar target zero emisi karbondioksida pada bangunan gedung.
Caranya, dengan mengembangkan peta jalan atau roadmap untuk efisiensi energi pada penggunaan bangunan gedung di Kota Tangsel. Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, penghematan energi pada bangunan gedung harus dilakukan secepat mungkin, karena Kota Tangsel berkembang cukup pesat menghasilkan gedung-gedung pencakar langit dan proyek-proyek bangunan baru yang menghasilkan karbondioksida.
“Penghematan energi menjadi solusi yang sangat penting dilakukan. Selain itu, upaya efisiensi energi ini dapat mengurangi pemanasan global dan dampak negatif perubahan iklim,” ujarnya saat membuka kick off meeting proyek pengembangan peta jalan kebijakan bangunan nol emisi karbon di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (31/8).
Menurut Benyamin, Pemkot Tangsel dipilih sebagai kota percontohan dalam program Kementerian ESDM ini dikarenakan pertumbuhan kota yang cepat dan banyaknya bangunan gedung yang sedang dibangun dan berpotensi menghasilkan emisi karbondioksida yang cukup signifikan.
“Pemkot Tangsel berkomitmen untuk menjalankan proyek percontohan ini sebaik mungkin serta mendukung upaya pengumpulan data dan memfasilitasi berbagai workshop konsultasi publik sampai tersusunnya roadmap tersebut,” tegasnya.
Untuk mendukung proyek ini, Benyamin telah mengutus sejumlah OPD diantaranya, Bappelitbangda sebagai leading sector. Sementara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Penanaman Modal dan PTSP sebagai pelaksana teknis.
Di tempat yang sama Penasihat Senior GBPN Indonesia Sandra Pranoto mengatakan, GBPN adalah organisasi non-pemerintah (NGO) global yang berfokus memberikan bantuan teknis dan memberi masukan ntuk mendorong pertumbuhan bangunan gedung yang lebih efisien dalam penggunaan energi.
“Kami berkomitmen mempercepat pencapaian berbagai target ini melalui penyediaan bantuan teknis dan reformasi kebijakan menggunakan pendekatan bottom-up,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Konservasi Energi EBTKE, Ni Luh Puspa Dewi menyampaikan apresiasinya kepada Pemkot Tangsel yang berkomitmen mewujudkan Net Zero Emissions pada bangunan gedung.
Kolaborasi ini juga akan menyediakan pelatihan dan konsultasi yang melibatkan pemangku kepentingan yang lebih luas di Tangerang Selatan seperti pengembang swasta, universitas lokal, para ahli konstruksi, dan segenap pemangku kepentingan lain. “Oleh karenanya, kerja sama ini harus segera dilaksanakan dan dilakukan,” tuturnya. (ful/asp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
