DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Telkom Gandeng Apdesi Wujudkan Digitalisasi Desa

post-img

LEBAK - PT Telkom Indonesia saat ini tengah meng­gencarkan program Smart Village Nu­santara (SVN) di wilayah Indonesia. Di Lebak Telkom menggandeng Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Lebak untuk digitalisasi desa.

Program ini dilakukan Telkom dengan meng­ha­dirkan aplikasi SimpelDesa, rencananya melalui aplikasi yang dapat diunduh melalui PlayStore ini, Telkom ingin seluruh Desa di Le­bak dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) atau kerja sama dengan APDESI Lebak terkait pengembangan digita­li­sasi desa. Kami berharap desa-desa yang ada di Lebak melalui kerjasama ini bisa lebih ber­kembang, lebih maju, lebih mandiri ter­utama di sektor ekonomi,” kata Dede Rahmat, Ma­na­ger Teritory SimpelDesa, kepada Radar Banten, Rabu (31/8).

Dede mengatakan, aplikasi SimpelDesa ini me­miliki berbagai fitur menarik yang dapat mengenjot sektor perekonomian desa dan meningkatkan pelayanan publik di Pemerintah Desa (Pemdes). Dimana akan ada ruang bagi warga dengan Pemdes untuk saling berinteraksi guna kemajuan desa setempat.

“Di SimpelDesa ini kita memiliki fitur Lapor Pemdes dimana warga bisa menyampaikan kritik, saran dan ide kepada Pemdes. Ada ju­ga layanan surat yang mana di sini warga bisa mengajukan pembuatan surat seperti surat pengantar maupun surat lainnya secara online yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh Pemdes setempat,” katanya.

Selain itu, ada juga fitur pasar dan grosir de­sa yang merupakan bentuk pengendalian bisnis oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang memberikan kemudahan bagi warga untuk melakukan kegiatan jual beli secara online di toko-toko lokal di desa setempat.

“Kita ingin SimpelDesa ini bisa meningkatkan ekosistem sosial dan ekonomi di mana warga Desa di Kabupaten Lebak itu bisa saling ter­hubung. Kami berharap mudah-mudahan dengan hadirnya simpel desa di Lebak bisa membawa kemajuan atau perubahan untuk desa-desa di Lebak apalagi dipengurusan Apdesi yang baru ini. Kami juga berharap banyak terhadap Apdesi bisa membawa perubahan terhadap desa salah satunya dengan mengusung program digitalisasi desa,” harapnya.

Selain itu, pihaknya berkomitmen untuk turut mengatasi wilayah blank spot di Lebak. Lebih jauh, pihaknya akan melakukan tracking terlebih dahulu, dimana saja titik blankspot.

“Kita akan tracking berapa persen wilayah di Kabupaten Lebak yang black spot, nah itu insya Allah akan kami solusikan juga dan akan segera kami bangunkan infrastruktur atau jaringan untuk internetnya supaya warga bisa mengakses internet guna kemajuan desa,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Apdesi Lebak Usep Pahlaludin menyampaikan apresiasinya terhadap bentuk kerjasama Telkom atas program SVN yang ingin mewujudkan digita­lisasi desa. Menurutnya, aplikasi SimpelDesa sendiri memiliki fitur yang komplit yang dapat membantu berbagai pelayanan pu­blik di desa.

“Tentunya kerjasama ini sangatlah meng­untungkan, karena digitaliasi desa ini akan sangat berdampak pada kemajuan desa. Dimana, warga dan Pemdes bisa saling berin­teraksi secara langsung bertukar pikirian, selain itu di aplikasi itu juga ada fitur alarm yang mana jika terjadi pencurian warga bisa mengklik alarm itu yang akan terhubung dengan pengguna aplikasi di Desa-desa lainnya. Sehingga dengan begitu bisa me­ningkatkan keamanan di Desa setempat,” pungkasnya.(mg-02/tur)