DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Dewan Minta Aktivis PMII Kritis

post-img

MAPABA: Wakil Ketua DPRD Lebak Ucuy Masyhuri menjadi pembicara dalam Mapaba 2022 Rayon STIE La Tansa Mashiro Rangkasbitung di Ponpes Darul Qoriin, kemarin. (Dok PMII Cabang Lebak)

LEBAK-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak Ucuy Masyhuri mmeminta aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam (PMII) kritis dalam menyikapi berbagai kebijakan pemerintah. Sehingga, kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Mahasiswa memiliki posisi strategis dalam pembangunan. Mahasiswa enggak hanya memiliki tu­gas belajar di kampus. Tapi, mereka juga ha­rus peka terhadap situasi dan kondisi di ma­syarakat,” kata Ucuy saat menjadi narasumber dalam Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) 2022 Rayon STIE La Tansa Mashiro di Ponpes Darul Qoriin di Kalanganyar, kemarin.

Untuk itu, 32 mahasiswa peserta Mapaba PMII harus memanfaatkan kegiatan pelatihan ter­sebut untuk meningkatkan kualitas diri. Se­hingga, mereka dapat menjadi mahasiswa yang kritis dan berkualitas.

“Jangan puas dengan kemampuan yang dimiliki sekarang. Sebagai mahasiswa, kita harus mau belajar dan memberikan kontribusi pemikiran ke­pada pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

Mahasiswa yang ikut Mapaba 2022, kata Ucuy, akan menjadi pemimpin di masa yang akan da­tang. Karenanya, mereka harus ditempa dan dilatih agar memiliki kemampuan dalam meng­hadapi berbagai persoalan. Terpenting, bisa mem­berikan solusi terbaik terhadap masalah tersebut.

“Saya dulu ditempa di PMII. Jadi, saya menjadi se­­perti ini melalui proses panjang. Enggak instan,” tegasnya.

Mustafid, Ketua PMII Cabang Lebak menya­takan, perkaderan di PMII dimulai dari Mapaba sebagai pintu gerbang menjadi anggota perge­rakan. Saat ini, ada 32 orang mahasiswa yang ikut Mapaba di Ponpes Darul Qoriin. Harapannya, mereka dapat menjadi generasi yang berkualitas dan pemimpin hebat di masa yang akan datang.

“Kita konsisten melakukan perkaderan melalui kegiatan Mapaba. Dari jenjang perkaderan ini kita harapkan dapat melahirkan intelektual muslim yang berkualitas dan berintegritas. Sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap bangsa dan negara,” harapnya.(tur)