SERAHKAN DOKUMEN: Ketua KPU Lebak Nimatullah menyerahkan dokumen DPB kepada Asda I Setda Lebak Alkadri di gedung PKK Lebak, kemarin. (Yusuf/Radar Banten)
LEBAK-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak menggelar rapat koordinasi (Rakor) pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (DPB) periode September 2022 di Gedung PKK Lebak, Jumat (30/9).
Dalam rakor tersebut hadir Wakil Bupati Ade Sumardi, Komisioner KPU Banten Agus Sutisna, dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Odong Hudori. Selanjutnya, Asda I Setda Lebak Alkadri, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Ahmad Nur, perwakilan masyarakat dan partai politik.
Ketua KPU Lebak Nimatullah mengatakan, dalam rakor ini pihaknya menetapkan 942.943 DPB. Dengan rincian, 481,056 DPB laki-laki dan 461,887 DPB perempuan.
“Alhamdulillah kita sudah melakukan rakor DPB periode September atau triwulan ketiga dan ini merupakan rakor DPB terakhir. Karena selanjutnya kita akan masuk ke dalam proses pemutakhiran data calon pemilih yang akan berpartisipasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024,” kata Nimatullah kepada Radar Banten.
Tahapan selanjutnya, kata Nimatullah, akan dilakukan setelah KPU Lebak mendapatlan data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dari KPU RI. Nantinya, DP4 itu akan diverfikasi kembali bersama stakeholder terkait.
“Pemutakhiran data akan kita lakukam agar memberikan jaminan bahwa setiap warga bisa menggunakan haknya untuk memilih, seperti pada 2019 lalu kita melakukan pemutahiran data hingga tahapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT),” ucapnya.
Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini mengakui dalam proses verifikasi dan pemutakhiran data pemilih, pihaknya kerap menemukan berbagai kendala. Untuk itu, Nimatullah mengajak kepada seluruh masyarakat untuk ikut serta terlibat dalam tahapan Pemilu ini dengan cara memastikan data pribadi maupun orang sekitarnya masuk dalam DPT Pemilu 2024.
“Harapan kami masyarakat aktif dalam mencari tahu apakah namanya sudah masuk atau tidak dalam data pemilih. Baik melalui aplikasi maupun datang langsung ke kantor KPU. Dan perihal kendala tentunya itu ada, namun kami akan selalu mencari solusi untuk bisa membuat data pemilih ini akurat dan berkualitas,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Ade Sumardi mengapresiasi langkah KPU yang terus melakukan pemutahiran guna menciptakan Big Data yang berkualitas. Menurutnya, data yang akurat akan jadi penentu kualitas pelaksanaan pemilu.
“KPU ini seperti para wali, jika hajatnya sukses dia tidak dipuji. Namun kalau gagal dia di bully. Pesan saya, jangan sampai ada hak rakyat yang luput dari perhatian, memilih kepada siapapun itu hak mereka. Jangan sampai ada istilah karena kelalaian kita warga yang seharusnya memiliki hak pilih itu justru tidak bisa memilih pemimpin jagoannya di TPS nanti, “ pungkasnya.(mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
