Menghafal Alquran adalah ibadah jika dilakukan dengan ikhlas karena Allah. Juga bukan untuk mengharapkan pujian di dunia. Bahkan salah satu ciri orang yang berilmu menurut standar Alquran , adalah mereka yang memiliki hafalan Alquran . Allah berfirman, “Bahkan, Alquran itu adalah ayat-ayat yang nyata, yang ada di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu”. (QS. al-Ankabut: 49).
Tentu cita-cita setiap orang tua salah satunya adalah ingin mendapatkan keistimewaan memiliki anak penghafal Alquran. Namun bagaimana cara agar anak bisa menjadi Hafiz Quran tanpa mengikuti pesantren tahfidz? Berikut tips-tips untuk Bunda yang ingin menjadikan anak sebagai Hafidz/Hafidzah Quran:
1. Mulailah dari yang halal
Syarat memiliki anak shaleh dan Shalehah adalah memastikan apa saja yang masuk ke dalam tubuh sang anak haruslah dari sumber yang halal. Seperti makanan maupun uang yang halal. Terlebih lagi jika anaknya menjadi seorang penghafal Alquran . Lewat pemberian asupan yang halal, setiap doa yang dipanjatkan akan cepat mustajab dan anak jadi lebih mudah diarahkan.
2. Mendengarkan Alquran pada setiap kesempatan
Langkah selanjutnya adalah mengenalkan Alquran sejak lahir. Tujuannya adalah agar setiap lantunan ayatnya tidak asing di pendengaran mereka. Anak balita lebih mudah menyerap berbagai hal yang ada di sekitarnya. Terlebih jika hal tersebut dilakukan secara berulang-ulang. Jadi perdengarkanlah lantunan ayat Alquran dimanapun dan kapanpun.
3. Jadilah contoh bagi anak
Orang tua akan menjadi cermin yang mempengaruhi perkembangan anak. Lalu bagaimana menjadikan seorang anak bisa menghafal Alquran ? Orang tua merupakan pedoman anak, maka mulailah mencontohkan anak menghafalkan Alquran .
4. Cari cara mengajar yang unik
Masa anak-anak memang menjadi masanya untuk bermain. Ini yang membuat mereka sulit untuk fokus pada satu hal dan mudah teralihkan oleh hal lain. Sehingga sebagai orang tua, kita perlu membuat strategi agar anak bisa menghafal Alquran secara cepat dan efektif. Salah satu strateginya adalah dengan menggunakan metode pembelajaran yang unik. Keunikan dari pembelajaran disesuaikan dengan karakter anak. Jika anak memiliki sifat hiperaktif, maka gunakanlah tempelan potongan ayat Alquran di dinding rumah sehingga saat bergerak kesana kemari, ia masih bisa menghafal Alquran .
5. Berikan penghargaan setiap kali anak berhasil menghafal
Penghargaan merupakan wujud rasa syukur yang diperoleh atas usaha anak. Dengan adanya penghargaan, anak akan lebih termotivasi dari dalam. Apresiasi ini bertujuan agar anak terbantu dalam menghafal.
6. Konsisten
Orang sukses melakukan sesuatu secara tekun dan konsisten. Mendidik anak menjadi penghafal Alquran. Meski ia sudah merasa bosan ataupun rutinitas kita yang padat, sebaiknya jangan berhenti mendukung anak. Karena kegagalan hanya ada pada orang yang berhenti mencoba. (fjr)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
