Lilin Jadi Sebab Kebakaran
CILEGON – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah kontrakan di RT 02 RW 02 Lingkungan Tegal Cabe, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Kamis malam (30/10) sekitar pukul 21.45 WIB.
Dalam peristiwa tragis itu, seorang anak perempuan berusia enam tahun ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam bangunan semi permanen yang terbakar. Korban diketahui merupakan anak dari Amin, penghuni kontrakan tersebut.
Menurut keterangan warga, kebakaran diduga dipicu oleh lilin yang menyambar bahan mudah terbakar di bangunan semi permanen yang berada di belakang rumah kontrakan. Bangunan itu digunakan Amin untuk menjaga ternak bebek miliknya.
“Awalnya api muncul dari bangunan belakang. Bapaknya melihara bebek, anaknya ikut tidur di situ. Saat kejadian, bapaknya sedang keluar, dan anaknya tidur sambil menyalakan lilin,” ujar Wahyudi, Ketua RT setempat, saat ditemui di lokasi kejadian.
Warga sempat mendengar suara tangisan minta tolong dari dalam bangunan yang terkunci. Namun, mereka tak dapat berbuat banyak karena akses menuju lokasi tertutup. “Warga sempat lihat si anak nangis minta tolong, tapi nggak bisa diselamatkan karena pintunya terkunci semua,” sambung Wahyudi.
Tim Pemadam Kebakaran Kota Cilegon yang tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB berhasil memadamkan api sebelum merembet ke rumah lain. Meski demikian, seluruh isi bangunan semi permanen ludes terbakar.
Dari hasil keterangan sementara, rumah kontrakan milik Amin sudah dua hari terakhir dalam keadaan gelap lantaran token listrik habis. Selama itu, keluarga hanya mengandalkan penerangan dari lilin.
“Informasinya token listriknya habis, jadi penerangan pakai lilin. Diduga lilin inilah yang jadi penyebab kebakaran,” kata seorang petugas di lapangan.
Amin diketahui tinggal bersama empat anak dan ibunya. Sang istri telah meninggal dunia tiga tahun lalu. Tiga anak lainnya yang tidur di rumah utama bersama sang nenek berhasil selamat dari kobaran api.
Kini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Cilegon untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab pasti kebakaran.
Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, bersama Kapolsek Ciwandan Andi Suherman, serta Kasat Reskrim AKP Yoga Tama, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan penanganan berjalan maksimal.
Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah tersebut dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran di rumah.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Kepada masyarakat, kami imbau lebih waspada dalam menggunakan lilin atau sumber api lainnya, terutama saat listrik padam. Pastikan keamanan anak-anak dan lingkungan rumah tetap menjadi prioritas,” ujar Kapolres. (mg-01/bam)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
