Kepala Dispar Provinsi Banten Al Hamidi
SERANG-Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten mulai menghitung jumlah wisatawan untuk menentukan target kunjungan di wilayah Banten selama libur Lebaran. Namun, diperkirakan target kunjungan wisatawan itu melibihi dua juta orang.
Kepala Dispar Provinsi Banten Al Hamidi menuturkan, untuk menghitung target wisatawan harus dilakukan secara seksama. Sebab, kujungan wisatawan ini memicu pertumbuhan ekonomi.
“Kita belum bisa menargetkan untuk kunjungan wisata di Lebaran Idul Fitri. Karena kami perlu menghitung terlebih dahulu. Jadi jangan sampai target itu ketinggian tidak juga kerendahan,” katanya, belum lama ini.
Dikataka Al Hamidi, pada libur Lebaran 2023, tercatat lebih dari 2 juta wisatawan berkunjung ke Banten. Tahun ini ditargetkan melebihi tahun lalu. “Tahun kemarin itu lebih dari 100 persen (dari target-red). Tahun ini belum kita hitung, jadi perlu kita hitung terlebih dahulu. Jadi melihat situasi juga. Tapi tentu lebih dari 2 juta kita target,” ucapnya.
Dia menyebut sejumlah pariwista di Banten menjadi primadona. Di antaranya, wisata pantai dan religi. Dua objek wisata tersebut paling banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menurut Al Hamidi, Banten memiliki 1.080 tempat wisata. Itu belum ditambah beberapa tempat wisata baru.”Ada yang baru, tempat wisata yang di Anyar yang baru di resmikan, itu Anyer Wonderland. Tapi masih banyak sebenarnya di Tangerang juga ada,” ungkapnya.
Sebelumnya, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan, Pemprov Banten serius mengembangkan sektor pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kita mengikuti kegiatan Sosialisasi Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Awards, jadi ini sosialisasi bagaimana Pemerintah Pusat memberikan apresiasi untuk seluruh Pemerintah Daerah baik itu provinsi maupun kabupaten/kota yang secara aktif menggalakkan dan mendorong daerahnya untuk mengembangkan kegiatan pariwisata,” katanya.
Dia menjelaskan, pihaknya juga mendapat beberapa arahan dari Pemerintah Pusat, mulai dari penguatan event daerah, strategi penguatan pemasaran wisata daerah, akselerasi pariwisata untuk mendukung perekonomian Indonesia serta quality tourism hingga strategi penyusunan promosi pariwisata daerah.
”Kita juga perlu serius untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di antaranya dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata ini,” pungkasnya. (suf/nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
