DECEMBER 9, 2022
Radar Serang

Dispar Hitung Target Wisatawan

post-img

Kepala Dispar Provinsi Banten Al Hamidi


SERANG-Dinas Pariwisata (Dis­par) Provinsi Banten mulai meng­hi­tung jumlah wisatawan untuk me­nentukan target kunjungan di wilayah Banten selama libur Le­baran. Namun, diperkirakan tar­get kunjungan wisatawan itu me­libihi dua juta orang. 

Kepala Dispar Provinsi Banten Al Hamidi menuturkan, untuk meng­hitung target wisatawan harus dilakukan secara seksama. Sebab, kujungan wisatawan ini me­micu pertumbuhan ekonomi.

“Kita belum bisa menargetkan un­tuk kunjungan wisata di Lebaran Idul Fitri. Karena kami perlu meng­hitung terlebih dahulu. Jadi jangan sampai target itu ketinggian tidak juga kerendahan,” katanya, belum lama ini.

Dikataka Al Hamidi, pada libur Le­baran 2023, tercatat lebih dari 2 juta wisatawan berkunjung ke Ban­ten. Tahun ini ditargetkan me­­le­bihi tahun lalu. “Tahun kema­rin itu lebih dari 100 persen (dari tar­get-red). Tahun ini belum kita hi­tung, jadi perlu kita hitung terle­bih dahulu. Jadi me­lihat situasi ju­ga. Tapi tentu lebih dari 2 juta ki­ta target,” ucapnya.

Dia menyebut sejumlah pariwista di Banten menjadi primadona. Di antaranya, wisata pantai dan re­ligi. Dua objek wisata tersebut pa­ling banyak dikunjungi oleh wi­­satawan domestik maupun man­canegara. 

Menurut Al Hamidi, Banten me­miliki 1.080 tempat wisata. Itu belum ditambah beberapa tem­pat wisata baru.”Ada yang baru, tempat wisata yang di Anyar yang baru di resmikan, itu Anyer Won­derland. Tapi masih banyak se­benarnya di Tangerang juga ada,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pj Sekretaris Daerah (Sek­da) Provinsi Banten Virgojanti me­ngatakan, Pemprov Banten se­rius mengembangkan sektor pa­riwisata untuk mendorong per­tumbuhan ekonomi. “Kita me­ngi­kuti kegiatan Sosialisasi Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Awards, jadi ini sosialisasi ba­gaimana Pemerintah Pusat mem­berikan apresiasi untuk se­luruh Pemerintah Daerah baik itu provinsi maupun kabupaten/kota yang secara aktif menggalak­kan dan mendorong daerahnya un­tuk mengembangkan kegiatan pariwisata,” katanya.

Dia menjelaskan, pihaknya juga men­dapat beberapa arahan dari Pe­merintah Pusat, mulai dari pe­nguatan event daerah, strategi pe­nguatan pemasaran wisata da­erah, akselerasi pariwisata untuk men­dukung perekonomian Indo­ne­sia serta quality tourism hingga stra­tegi penyusunan promosi pa­riwisata daerah.

”Kita juga perlu serius untuk men­dorong pertum­buhan eko­nomi di antaranya dalam upaya me­­ngembangkan sektor pariwisata ini,” pungkasnya. (suf/nda)