INFLASI: Pedagang menata cabai di lapaknya, Kawasan Pasar Induk Rau, Kota Serang, Jumat (1/7). Cabai menjadi penyumbang inflasi di Banten. (QODRAT/RADAR BANTEN)
Hasil Pantauan BPS Juni 2022
Perkembangan harga berbagai komoditas pada Juni 2022 secara umum menunjukkan adanya kenaikan harga.
Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten pada Juni 2022 terjadi inflasi sebesar 0,65 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 110,73 pada Mei 2022 menjadi 111,45 pada Juni 2022.
Tingkat inflasi tahun kalender Juni 2022 sebesar 3,56 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun bulan Juni 2022 adalah sebesar 4,62 persen.
Kepala BPS Provinsi Banten Dody Herlando mengatakan, berrasarkan pemantauan BPS terhadap 416 jenis barang dan jasa serta Hasil Survei Biaya Hidup (SBH) di Kota Serang, Tangerang, dan Cilegon baik secara mingguan, dua mingguan maupun bulanan, ada 238 komoditas mengalami perubahan harga.
“Sebanyak 166 komoditas mengalami kenaikan harga. Sedangkan sisanya penurunan harga,” ujar Dody saat membacakan berita resmi statistik secara virtual, Jumat (1/7).
Dody memaparkan, beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di Juni 2022 antara lain cabai rawit, cabai merah, tomat, kol putih/kubis, terong, bawang merah cabai hijau, buncis, sawi hijau, dan ketimun.
Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga selama bulan Juni 2022, antara lain daun bawang, bawang putih, cumi-cumi asin, emping mentah, kentang, minyak goreng, udang basah, ikan tenggiri, santan jadi, dan sereal/havermoot.
Kata dia, beberapa komoditas yang dominan menyumbang inflasi pada bulan Juni ini adalah komoditas cabai merah, bawang merah, cabai rawit, daging ayam ras, tomat, telur ayam ras, angkutan udara, terong, bayam, dan rokok kretek filter.
Sementara komoditas yang dominan menyumbang deflasi pada bulan Juni ini adalah komoditas minyak goreng, parfum, bawang putih, air kemasan, udang basah, kentang, shampo, cumi asin, daging sapi, dan emas perhiasan.
Pada kesempatan itu, ia juga mengatakan, Indeks Harga Konsumen (IHK) di Banten pada Juni sebesar 111,45. “Ketiga kota IHK di Provinsi Banten juga mengalami inflasi,” ujarnya.
Pada Juni kemarin, inflasi tertinggi terjadi di Kota Cilegon sebesar 0,89 persen dengan IHK sebesar 113,98. Diikuti oleh Kota Serang sebesar 0,77 persen dengan IHK sebesar 115,15. Disusul oleh Kota Tangerang sebesar 0,59 persen dengan IHK sebesar 110,38.
Bahkan, lanjut Dody, inflasi di Kota Cilegon merupakan peringkat kedua di antara 26 kota inflasi di Pulau Jawa setelah Semarang yang nilai inflasinya sebesar 0,93 persen. Sedangkan Kota Serang menduduki posisi kelima dan Kota Tangerang posisi ke-16. (nna/alt)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
