DECEMBER 9, 2022
Olahraga

The Golden Star Lebih Dominan, tapi Garuda Nusantara Sempat Bikin Malu

post-img

THE Golden Star Warriors lebih dominan dalam rekor pertamuan Timnas U-19 Indonesia melawan Vietnam. Enam kali kedua tim sudah bertemu di Piala AFF U-19.

Dari catatan itu, Timnas U-19 Indonesia me­raih dua kemenangan. Sementara, Vietnam menang dalam empat laga.

Pada laga terakhir, skuad Garuda Nu­san­tara sukses mengalahkan tim The Gol­den Star dengan skor akhir 1-0 pada ajang Piala AFF U-19 2018.

Bertugas sebagai tuan rumah, Timnas U-19 Indonesia sukses mencetak satu gol le­wat M Rafli pada menit ke-80. Keme­na­ngan penting ini membuat mereka lolos dari babak penyisihan grup.

Sementara itu, Timnas U-19 Indonesia sem­pat mengalami kekalahan terbesar pada Piala AFF U-19 2011. Bertanding di Sta­dion Aung San, Myanmar, The Golden Star sukses meraih kemenangan dengan skor akhir 6-1 pada 12 Desember 2011.

Pada edisi Piala AFF U-19 2013, Timnas U-19 Indonesia sukses mengalahkan Timnas Vietnam. Pada edisi ini, pertandingan berlangsung di babak final dan Indonesia menjadi tuan rumah.

Pertandingan di Stadion Gelora Delta, Si­doarjo, itu harus berakhir dengan babak adu penalti. Hasilnya, skuad Garuda Nu­santara berhasil mecatatkan 7 gol. Se­mentara, Vietnam hanya mampu membalas 6 gol. Timnas U-19 Indonesia pun keluar sebagai juara.

Kedua tim kembali akan bertarung di Piala aff U-19 2022. Pertandingan di Sta­dion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (2/7) malam, ini dipastikan akan berjalan ketat, karena laga ini merupakan pembuka perjalanan mereka di edisi kali ini.


TARGET JUARA

Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Shin Tae-yong menargetkan skuad Garuda Nusantara keluar sebagai juara di Piala AFF U-19 2022. Target itu karena Indonesia tampil sebagai tuan rumah.

Di Piala AFF U-19 2022, Indonesia tampil di Grup A. Pertandingan digelar di Jakarta dan Bekasi.

Dalam Grup A, Garuda Nusantara bakal bersaing dengan tim kuat lainnya seperti Vietnam, Filipina, Myanmar, Thailand, dan Brunei Darussalam.

Jelang menghadapi Vietnam, Shin Tae-yong memastikan anak asuhnya dalam kondisi siap tempur. Setelah menjalani persiapan hampir 10 hari, dia menargetkan para pemainnya bisa mengamankan tiga poin penuh dari Vietnam.

Menurutnya, meraih tiga poin penuh se­tiap pertandingan memang wajib di­dapatkan. Apalagi, target keluar sebagai juara. “Target saya selalu juara. Itu sangat baik dan itu bisa menjadi hal positif,” ujar Shin Tae-yong dalam jumpa pers di Hotel Cen­tury, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (1/7). (BS/don)