DONOR DARAH: Petugas Lapas Kelas III Rangkasbitung melakukan donor darah di aula Lapas Rangkasbitung, Senin (1/8).(Dok Lapas Rangkasbitung)
LEBAK - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung menggelar donor darah yang diikuti puluhan pegawai lapas di Aula Lapas Rangkasbitung, Senin (1/8). Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dan PMI Kabupaten Lebak dalam memenuhi kebutuhan darah.
Kepala Lapas Rangkasbitung Budi Ruswanto mengatakan, donor darah itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) dan Dirgahayu ke-77 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian Lapas terhadap masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan donor darah.
“Setetes darah kita ini sangat bermanfaat bagi sesama yang membutuhkan. Kita ingin membaktikan diri dalam menyambut Hari Kemerdekaan dan HDKD, diantaranya dengan mendonorkan darah kita bekerja sama dengan PMI Lebak,” ujar Budi kepada Radar Banten, kemarin.
Kepala Lapas Rangkasbitung mengaku dirinya bersama dengan petugas lapas lainnya sudah rutin mendonorkan darah untuk membantu warga Lebak, khususnya mereka yang membutuhkan donor darah.
“Alhamdulillah kita sudah rutin memberikan donor darah, karena selain untuk membantu sesama kita ketahui sendiri bahwa donor darah ini juga baik bagi kesehatan,” ujarnya.
Dokter Lapas Rangkasbitung, dr. Ida mengatakan, sebelum melakukan donor darah, calon pendonor di screening terlebih dahulu. Adapun yang discreening, yakni kondisi kesehatan pegawai, meliputi berat badan, tekanan darah serta kadar hemoglobinnya. Apabila semua memenuhi syarat, maka calon pendonor bisa menyumbangkan darahnya. Donor darah sendiri baiknya dilakukan rutin 3 bulan sekali atau 2 kali dalam setahun.
“Ya, jelas donor darah memiliki banyak manfaat, diantaranya menjaga kesehatan jantung, mengurangi jumlah kolesterol jahat, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu mendeteksi dini penyakit tertentu, serta menjaga kesehatan mental. Alhamdulillah pegawai Lapas Rangkasbitung antusias mengikutinya,” terangnya.
Sementara itu, Kepala UTD PMI Lebak Firman Rahmatullah mengapresiasi kegiatan donor darah yang digelar Lapas Rangkasbitung. Katanya, PMI memiliki kebutuhan 1.000 kantung darah untuk para pasien yang membutuhkan setiap bulannya.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada pihak Lapas yang sudah secara rutin mendonorkan darah, karena di PMI Lebak sendiri kita membutuhkan sekitar 25 sampai 30 kantung darah setiap harinya,” kata Firman.
Untuk mencukupi kebutuhan 1.000 kantung darah per bulan, Firman mengatakan, PMI sudah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menggelar donor darah. Namun demikian, ia juga mengajak kepada masyarakat untuk lebih peduli kepada sesama dengan cara aktif mendonorkan darah.
“Kebutuhan kita saat ini dapat tercukupi, tapi kita masih butuh keaktifan masyarakat dalam donor darah. Karena stok darah harus tetap kita jaga, khawatir ada pasien darurat yang membutuhkan donor darah cepat,” pungkasnya.(mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
