DECEMBER 9, 2022
Utama

Bayi Dibuang ke Selokan

post-img

EVAKUASI: Bayi dievakuasi dan diberi perawatan di Puskesmas Cimarga, Kabupaten Lebak, Kamis (1/9). (POLSEK CIMARGA)

LEBAK-Warga Kampung Pasir Erih, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Kamis (1/9) pagi, dibuat geger. Soalnya, warga menemukan sosok bayi di selokan pinggir Jalan Raya Cimarga-Leuwidamar. 

Informasi yang diperoleh Radar Banten, bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh warga ber­nama Madsupi (54), sekira pu­kul 06.30 WIB. Awalnya, Mad­supi yang sedang berjalan kaki mendengar suara tangisan bayi. 

Lelaki paruh baya yang berniat mem­beli beras di warung milik tetangganya, itu menghentikan langkahnya.

Penasaran, Madsupi berjalan menuju sumber suara di selokan pinggir jalan. Benar saja, suara tersebut adalah tangis se­orang bayi. Ironisnya, bayi tersebut tidak terbungkus sehelai kain pun alias te­­lanjang. “Melihat itu, Madsupi lang­sung melaporkannya kepada kami (polisi-red) yang selanjutnya kami bawa bayi tersebut ke Puskesmas Cimarga,” kata Kapolsek Cimarga Inspektur Polisi Satu (Iptu) Adi Irawan kepada Radar Banten, kemarin.  

Adi menduga bayi itu dibuang oleh orangtuanya usai dilahirkan. Sebab, kon­disi ari-ari masih menempel atau belum terpotong pada pusar bayi.

“Kondisi ari-ari masih menempel yang diduga dibuang oleh orang tuanya ke selokan,” kata Adi.

Saat petugas medis melakukan pe­me­riksaan, bayi berbobot 2,28 kilogram dengan panjang 45 centimeter, itu di­nyatakan sehat. 

Kabar bayi dibuang di selokan itu mem­buat geger warga. Rasa penasaran men­dorong mereka untuk mengunjungi lokasi penemuan. Ditambah, warga juga penasaran terhadap siapa orangtua yang tega membuang bayinya. 

“Kita saat ini tengah melakukan pe­nyelidikan dan memeriksa beberapa saksi mata, selain itu di lokasi kita juga sudah memasang garis polisi,” ungkap Adi. 

Kabar temuan bayi tersebut juga de­ngan cepat menyebar luas ke warga di Kecamatan Cimarga. Bahkan, ada 10 pasangan suami istri (pasutri) yang me­nyatakan berniat untuk mengadopsi­nya.

Kepala Puskesmas Cimarga Nanik me­ngatakan, niat para pasutri itu di­sam­pai­kan saat mengunjungi puskemas. “Sejak pagi hari sampai sekarang, se­dikitnya udah ada 10 orang yang mau adopsi bayi mungil ini,” kata Nanik.

Kata Nanik, pihaknya sementara ini hanya dapat melakukan pendataan ter­hadap pasutri yang berniat menga­dop­si bayi tersebut. Selain itu, niat pa­sutri tersebut sudah disampaikan ke­pada aparat kepolisian. 

“Polres menyampaikan bagi orangtua yang ingin mengadopsi bayi ini bisa me­ngikuti prosedur yang berlaku,” kata­nya.

Menurut Nanik, bayi yang masih me­miliki tali ari-ari tersebut alam kondisi sehat. 

“Alhamdulillah saat ditemukan bayi dalam kondisi sehat, tidak ada luka yang ditemukan pada bagian tubuh bayi,” pungkasnya.(mg-02/nda)