EVAKUASI: Bayi dievakuasi dan diberi perawatan di Puskesmas Cimarga, Kabupaten Lebak, Kamis (1/9). (POLSEK CIMARGA)
LEBAK-Warga Kampung Pasir Erih, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Kamis (1/9) pagi, dibuat geger. Soalnya, warga menemukan sosok bayi di selokan pinggir Jalan Raya Cimarga-Leuwidamar.
Informasi yang diperoleh Radar Banten, bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh warga bernama Madsupi (54), sekira pukul 06.30 WIB. Awalnya, Madsupi yang sedang berjalan kaki mendengar suara tangisan bayi.
Lelaki paruh baya yang berniat membeli beras di warung milik tetangganya, itu menghentikan langkahnya.
Penasaran, Madsupi berjalan menuju sumber suara di selokan pinggir jalan. Benar saja, suara tersebut adalah tangis seorang bayi. Ironisnya, bayi tersebut tidak terbungkus sehelai kain pun alias telanjang. “Melihat itu, Madsupi langsung melaporkannya kepada kami (polisi-red) yang selanjutnya kami bawa bayi tersebut ke Puskesmas Cimarga,” kata Kapolsek Cimarga Inspektur Polisi Satu (Iptu) Adi Irawan kepada Radar Banten, kemarin.
Adi menduga bayi itu dibuang oleh orangtuanya usai dilahirkan. Sebab, kondisi ari-ari masih menempel atau belum terpotong pada pusar bayi.
“Kondisi ari-ari masih menempel yang diduga dibuang oleh orang tuanya ke selokan,” kata Adi.
Saat petugas medis melakukan pemeriksaan, bayi berbobot 2,28 kilogram dengan panjang 45 centimeter, itu dinyatakan sehat.
Kabar bayi dibuang di selokan itu membuat geger warga. Rasa penasaran mendorong mereka untuk mengunjungi lokasi penemuan. Ditambah, warga juga penasaran terhadap siapa orangtua yang tega membuang bayinya.
“Kita saat ini tengah melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi mata, selain itu di lokasi kita juga sudah memasang garis polisi,” ungkap Adi.
Kabar temuan bayi tersebut juga dengan cepat menyebar luas ke warga di Kecamatan Cimarga. Bahkan, ada 10 pasangan suami istri (pasutri) yang menyatakan berniat untuk mengadopsinya.
Kepala Puskesmas Cimarga Nanik mengatakan, niat para pasutri itu disampaikan saat mengunjungi puskemas. “Sejak pagi hari sampai sekarang, sedikitnya udah ada 10 orang yang mau adopsi bayi mungil ini,” kata Nanik.
Kata Nanik, pihaknya sementara ini hanya dapat melakukan pendataan terhadap pasutri yang berniat mengadopsi bayi tersebut. Selain itu, niat pasutri tersebut sudah disampaikan kepada aparat kepolisian.
“Polres menyampaikan bagi orangtua yang ingin mengadopsi bayi ini bisa mengikuti prosedur yang berlaku,” katanya.
Menurut Nanik, bayi yang masih memiliki tali ari-ari tersebut alam kondisi sehat.
“Alhamdulillah saat ditemukan bayi dalam kondisi sehat, tidak ada luka yang ditemukan pada bagian tubuh bayi,” pungkasnya.(mg-02/nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
