BPS Sebut Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Tangerang Meningkat
- by Redaksi
- Sep 02,2022
Kantong Kemiskinan Terdapat di Wilayah Pesisir
TIGARAKSA-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang mencatat jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tangerang periode Maret 2020 hingga Maret 2021 mengalami peningkatan sebanyak 272,35 ribu jiwa. Atau naik sebesar 7,12 persen.
Angka kenaikan sebanyak 48,05 ribu jiwa dibandingkan dengan penduduk miskin pada tahun sebelumnya yaitu pada bulan Maret 2019 yang jumlahnya 193,97 ribu jiwa atau hanya 5,14 persen.
Kepala BPS Kabupaten Tangerang Husein Maulana kepada Radar Banten membenarkan data tersebut. Kenaikan angka kemiskinan tersebut bukan karena jumlah pengangguran yang meningkat. Melainkan sektor ekonomi kemasyarakatan yang belum berjalan maksimal.
“Perlu diketahui juga, angka kemiskinan meningkat bukan hanya di Kabupaten Tangerang saja, melainkan di seluruh wilayah kota dan Kabupaten di Provinsi Banten,” kata Husein, Kamis (01/09).
Menurutnya, angka naiknya kemiskinan di Kabupaten Tangerang paling banyak di bandingkan wilayah lain yang ada di Provinsi Banten. Namun hal tersebut dianggap wajar karena memang penduduk Kabupaten Tangerang juga paling banyak di antara wilayah lainnya itu.
“Yang namanya penduduk miskin itu berdasarkan garis kemiskinan, yaitu biaya hidup dalam satu keluarga masih di bawah Rp2.200.000 per bulannya.
Jika ada keluarga yang penghasilannya di bawah jumlah tersebut, maka keluarga tersebut masuk kategori miskin. Karena BPS Kabupaten Tangerang dalam mengambil jumlah angka kemiskinan berdasarkan sampel di setiap wilayah.
Namun demikian, lanjutnya, angka pengangguran di Kabupaten Tangerang mengalami penurunan. Terhitung sejak Agustus 2020 hingga Agustus 2021 yang pada tahun sebelumnya terdapat 240 ribu orang angka pengangguran.
Namun di tahun tersebut jumlah pengangguran menjadi 167 ribu orang. Turun sebesar empat persen di tahun 2021.
Husein menambahkan, angka naiknya kemiskinan di Kabupaten Tangerang didominasi wilayah pesisir Kabupaten Tangerang.
“Hal itu disebabkan oleh kurang berjalannya perekonomian wilayah pesisir yang mayoritas mata pencahariannya sebagai petani dan nelayan,” pungkasnya.
Sementara itu, menanggapi meningkatnya jumlah warga miskin di Kabupaten Tangerang, Kepala Bidang Data pada Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Endang Ramdani belum membalas pertanyaan melalui pesan WhatsApp Wartawan Radar Banten yang dikirim, semalam. (mul/asp)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
