DECEMBER 9, 2022
Cilegon

Forkopimda Turun Tangan

post-img

Selesaikan Sengketa Makam Balung

CILEGON – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon turun tangan untuk menyelesaikan sengketa Tempat Pemakaman Umum (TPU) atau Makam Balung di Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.

Diketahui, status lahan Makam Balung disengketakan oleh masyarakat Citangkil, Kota Cilegon.

Perselisihan itu bahkan sempat dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP). Namun, hingga saat ini perselisihan makam tersebut masih belum selesai. 

Untuk menghindari adanya gesekan di tengah masyarakat terkait persoalan makam tersebut, Forkopimda Kota Cilegon melakukan pertemuan di kantor Walikota Cilegon.

Rapat tersebut dihadiri oleh Walikota Cilegon, Wakil Walikota Cilegon, Kapolres Cilegon, Dandim Cilegon, dan Kejari Cilegon.

“Ketuanya ibu Kejari, didampingi pa Kapolres, pa Dandim,” ujar Helldy menjelaskan Timsus penyelesaian makam tersebut, Kamis (1/9).

Menurutnya Timsus tersebut dibentuk untuk menetralisir persoalan tersebut. Serta menghindari gesekan di masyarakat.

Helldy berharap persoalan makam tersebut bisa selesai tanpa adanya konflik yang berkelanjutan di tengah-tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kejari Cilegon Ineke Indraswati menjelaskan, paska dibentuknya Timsus tersebut, ia dan jajaran tim akan melakukan rapat internal.

“Akan kami bahas langkah-langkah apa saja kedepan yang perlu dilakukan, progres nya nanti kami kabari,” ujar Ineke.

Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah memanggil satu persatu pihak yang terlibat dalam persoalan tersebut.

Diketahui, dua yayasan pengelola tanah wakaf makam Balung terlibat dalam sengketa tersebut. Keduanya adalah Yayasan Makam Balung (YMB) dan Yayasan Wakaf Makam Balung (YWMB). 

Sengeketa itu bahkan sampai ke meja hukum tingkat Mahkamah Agung (MA) dimana putusan tersebut memenangkan YWMB.

Makam Balung sendiri merupakan lahan pengganti bagi masyarakat yang terdampak proyek PT Krakatau Steel (KS) di tahun 1970-an. (bam/air)