CILEGON - Kinerja Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS-CM) pada semester pertama tahun 2022 mencatatkan tren positif dan terjadi peningkatan.
Komisaris Utama BPRS-CM Mas Dadang Kertajumena menjelaskan, membaiknya kinerja BPRS-CM tergambar pada laporan keuangan semester pertama tahun 2022.
Capaian atas perbaikan-perbaikan yang dilakukan BPRS-CM, antara lain, pada posisi asset perseroan mengalami kenaikan 0,72 persen dibandingkan posisi Desember 2021.
“Pembiayaan bermasalah turun sebesar 29,92 persen dibandingkan posisi Desember 2021,” ujar Dadang, Kamis (1/9).
Kemudian, penghimpunan dana pihak ketiga mengalami peningkatan sebesar 12,86 persen dari Rp56 miliar di posisi bulan Desember, menjadi sebesar Rp63,27 miliar.
Posisi laba rugi bulan Juni dan Juli pun mencatatkan laba positif, setelah dua tahun berturut-turut mengalami posisi minus.
Perolehan laba ini antara lain dari pendapatan non operasional dan penyelesaian pembiayaan bermasalah.
Di sisi tata kelola, lanjut Dadang, peraturan perusahaan, pedoman kerja atau SOP dilakukan perbaikan, yang sudah ada disesuaikan dengan situasi dan kondisi saat ini. “Dan untuk unit kerja tertentu telah dibuatkan pedoman kerja atau SOP sehingga dapat menjadi panduan bagi setiap pelaksana,” ujarnya.
Sementara itu, Komisaris BRPS-CM Beatrice Noviana menjelaskan, dari sisi internal, selain adanya penyesuaian tata kelola, BPRS-CM pun melakukan upgrading terhadap sarana dan prasarana pendukung, yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi perbankan saat ini.
Untuk semester kedua 2022, Beatrice optimis akan terus tumbuh menjadi lebih baik. Kerja sama dengan pihak lain dilakukan demi terus meningkatkan kinerja BPRS-CM.
Saat ini BPRS-CM telah melakukan kerja sama dengan perusahaan fintech peer to peer (P2P) lending Alami. Hal ini dilakukan agar BPRS dapat lebih ekspansif lagi dalam penyaluran pembiaayaan, selain yang sudah berjalan selama ini kepada UMKM.
“Harapannya kerja sama tersebut dapat segera efektif pada semester kedua tahun ini,” ujarnya.
Kemudian, di bidang pendanaan dana pihak ketiga atau tabungan dan deposito, Pemerintah Daerah Cilegon telah membentuk tim dari Ekbang serta kajian agar program-program pemerintah, dana dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMD menggunakan BPRS-CM sebagai bank pendamping.
Menurutnya, capaian positif BPRS-CM ini merupakan kerja keras dan niat ikhlas seluruh jajaran untuk menjadi lebih baik dan atas dukungan dari seluruh masyarakat Cilegon. (bam)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
