PANDEGLANG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera melakukan reaktivasi jalur rel kereta api Rangkasbitung-Labuan 56,6 kilometer. Reaktivasi jalur kereta terbagi dalam dua segmen, yakni segmen 1 jalur Rangkasbitung-Pandeglang 18,7 kilometer dan segmen 2 jalur Pandeglang-Labuan 37,9 kilometer.
“Reaktivasi jalur rel kereta Rangkasbitung-Labuan ini mulai pengerjaan di awal tahun 2023. Itu kata konsultannya yang datang ke Pandeglang,” kata Kepala Seksi Angkutan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Pandeglang Iman Subekti kepada Radar Banten, Kamis (1/9).
Konsultan pelaksana reaktivasi kereta api belum lama ini sudah turun mengecek lokasi stasiun dan jalur rel kereta Pandeglang-Labuan sepanjang 37,9 kilometer. Mereka melakukan pemotretan menggunakan drone.
“Pengambilan foto menggunakan drone sudah dilakukan. Hanya saja yang belum, yaitu memberikan dana kerohiman kepada warga yang menempati lahan PT KAI. Kalau pendataan calon penerima dana kerohiman sudah ada, karena sudah dilakukan pendataan dari tahun lalu.
“Kalau saja tidak ada Covid-19, mungkin sekarang sudah jalan dan tahun 2022 ini dilakukan peresmian. Namun karena Covid-19, reaktivasi jalur kereta yang masuk Proyek Strategis Nasional menjadi tertunda,” ungkapnya.
Dalam rangka menyambut dihidupkannya kembali jalur rel kereta api Rangkasbitung-Labuan, Dishub sudah mempersiapkan rencana induk transportasi di wilayah Pandeglang. Jadi menyiapkan simpul trayek dari terminal menuju stasiun kereta.
“Kita sudah siapkan 17 trayek. Untuk simpul transportasi angkutan yang tersebar di 11 kecamatan,” terangnya.
Sesuai rencana, beberapa trayek baru yang disiapkan diantaranya Terminal Artabuana-Stasiun Kadomas-Terminal Mengger, Terminal Artabuana-Stasiun Kadomas-Tarogong, Terminal Artabuana-Terminal Kadubanen-Stasiun Kadomas-Terminal Mengger, dan Mandalawangi-Terminal Mengger-Terminal Artabuana-Terminal Kadubanen-Stasiun Kadomas. Selanjutnya, Terminal Cadasari-Terminal Anten-Terminal Artabuana-Stasiun Kadomas, Terminal Artabuana-Terminal Anten-Terminal Cadasari, dan yang lainnya.
“Untuk simpul transportasi sudah kita siapkan. Tinggal menunggu realisasi reaktivasi,” ungkapnya.
Warga Kadomas, Endang mengaku, sudah tidak sabar ingin melihat kereta api kembali beroperasi di wilayahnya “Adanya jalur kereta ini menjadikan perekonomian Pandeglang lebih hidup lagi. Tidak hanya ada Jalan Tol Serang-Panimbang tetapi juga ada angkutan kereta api Rangkasbitung-Labuan,” katanya.
Keberadaan kereta akan lebih mempermudah aksesibilitas transportasi menuju Pandeglang begitupun sebaliknya. Sehingga diharapkan reaktivasi dapat direalisasikan secepatnya oleh pemerintah.
“Apalagi secara kebetulan rumah saya dekat ke Statsiun Kadomas. Jadi lebih mudah saat akan melakukan perjalanan ke Jakarta maupun ke Serang dengan biaya lebih murah dan waktunya lebih cepat,” tukasnya. (mg-01/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
