SERANG - Realisasi investasi di Kabupaten Serang pada triwulan kedua ini mengalami perubahan dari sebelumnya. Penanaman modal dalam negeri (PMDN) lebih dominan ketimbang penanaman modal asing (PMA).
Kepala Bidang Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang Dudy Surya Putra mengatakan, realisasi investasi hingga triwulan kedua ini mencapai Rp3,92 trilun dari target Rp5,6 triliun. "Kalau dipersentasikan sekitar 70 persen capaiannya dari target," kata Dudy kepada Radar Banten di ruang kerjanya, Selasa (2/8).
Ia mengatakan, realisasi investasi pada triwulan pertama sebesar Rp3,1 triliun. Terdiri atas PMA Rp2,638 triliun dan PMDN Rp472,4 miliar. Jumlah proyek yang ada sebanyak 339 proyek.
Kemudian, pada triwulan kedua realisasi investasi di Kabupaten Serang Rp809,4 miliar. Pada triwulan kedua ini realisasi PMDN menguat sebesar Rp515 miliar melebihi PMA yang hanya Rp294,3 miliar.
Penilai Kelayakan Muda Penanaman Modal pada DPMPTSP Kabupaten Serang Nuzul Fatwa mengatakan, capaian investasi tahun ini pada triwulan yang sama lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini diperkirakan lantaran tahun lalu masih terdampak pandemi Covid-19. "Tentu tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu," ujarnya.
Nuzul menjelaskan, PMA biasanya memang lebih banyak masuk pada triwulan pertama. Sementara di pertengahan tahun atau triwulan kedua minim. “Triwulan kedua ini PMDN memang mulai menguat, ini menunjukkan perekonomian di dalam negeri mulai pulih,” ucapnya.
Dikatakan Nuzul, PMA yang masuk di Kabupaten Serang paling banyak berasal dari Singapura. Negara Singa itu mendominasi mencapai 70 persen. Negara lainnya yang investasi di Kabupaten Serang ialah China, Jepang, Korea Selatan, dan Hongkong.
Investasi yang masuk ke Kabupaten Serang paling banyak di wilayah Serang Timur, seperti Kecamatan Cikande, Kibin, dan Kecamatan Kragilan. Sementara untuk wilayah Serang Barat, seperti Bojonegara dan Puloampel. "Jenis investasinya sendiri beragam mulai dari induutri makanan, logam, manufaktur, dan lainnya," ujarnya.
Nuzul berharap investasi di triwulan berikutnya terus mengalami peningkatan sehingga bisa lebih banyak menyerap tenaga kerja. "Melihat capaian realisasi di triwulan kedua ini, saya sih optimistis ke depannya bakal terus meningkat," ucapnya. (drp/jek)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
