DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Warga Diminta Perhatikan Pertumbuhan Anak

post-img

Untuk Mencegah Stunting 

LEBAK - Satuan Tugas (Satgas) TNI Ma­nunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 menggelar penyuluhan program keluarga berencana (KB) di aula Desa Cileles, Kecamatan Cileles, Selasa (2/8). 

Dalam penyuluhan tersebut, Kodim 0603 Lebak bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Lebak dan Puskesmas Cileles. Di sana mereka memberikan berbagai materi, seperti penyuluhan KB, alat kontrasepsi jangka panjang, stunting, dan juga Bulan Imu­nisasi Anak Nasional (BIAN).

Komandan SSK Kapten Czi Sulaksana Nurkamal mengatakan, penyuluhan KB me­ru­pakan salah satu kegiatan non fisik yang dilakukan Kodim 0603 Lebak dalam program TMMD ke-114 di Kecamatan Cileles.

“Dalam kegiatan ini, kita meminta dan mengajak kepada warga Cileles untuk lebih memperhatikan pertumbuhan anak, khususnya saat masih berusia di bawah lima tahun atau Balita,” kata Kapten Czi Sulaksana Nurkamal.

Menurutnya, pertumbuhan anak harus dipantau oleh keluarga, khususnya orangtua. Karena peran orangtua sangat penting dalam menentukan prilaku, kondisi kesehatan, hingga masa depan anak.

“Sebagai orangtua, kita harus selalu mem­perhatikan kondisi anak, jangan sampai mereka kekurangan gizi sehingga menyebab­kan penyakit Stunting yang dapat ber­pe­ngaruh terhadap perkembangan anak di masa depan,” ujarnya.

Pada program TMMD ini, Kodim 0603 Lebak berupaya untuk melakukan pen­de­kat­an dan berkontribusi secara langsung ter­hadap kesejahteraan masyarakat, baik itu dari segi ekonomi, pendidikan maupun kesehatan.

“ TMMD tahun ini, kita akan membuka jalan sepanjang 4,84 kilometer. Juga melakukan berbagai program penyuluhan kesehatan dan pendidikan yang betujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Kepala Seksi KB pada DP3AP2KB Lebak Silvy Utami mengatakan, tujuan dari penyuluhan KB, yaitu menyejahterakan masyarakat dengan menghasilkan keluarga yang berkualitas, yakni Program 2 Anak Cukup. 

“Penyuluhan tentang KB ini penting untuk dilaksanakan karena bertujuan untuk menciptakan keluarga yang ber­kua­litas. Dengan program KB, kita dapat membagi waktu antara bekerja dan me­ngasuh anak,” jelasnya.(mg-02/tur)