MONITORING: Puskesmas Kalanganyar melakukan monitoring ke kantin SMPN 3 Kalanganyar, kemarin. (Yusuf Permana/Radar Banten)
LEBAK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak mengungkap penyebab keracunan 21 siswa SMP Negeri 3 Kalanganyar akibat bakteri Escherichia Coli (E.Coli) yang terkandung dalam sambal dan nasi uduk. Akibat bakteri tersebut, para siswa mengalami gejala mual, muntah-muntah dan pusing.
Kepala Puskesmas Kalanganyar Yopi Yulianti mengatalan, bakteri itu ditemukan pada dua dari empat sampel makanan yang dikirimkan ke Labkesda Lebak. Kedua sampel itu, yakni nasi dan sambal. Sedangkan, dua sampel lainnya, yakni bihun dan kerupuk negatif dari paparan bakteri.
“Jadi dari hasil pemeriksaan Labkesda, tidak ditemukan zat kimia beracun. Dari dua sampel ganya ditemukan bakteri,” kata Yopi kepada Radar Banten, Jum’at (2/9).
Yopi mengatakan, bakteri itu diduga berasal dari lingkungan kantin yang kurang sehat. Sehingga, menyebabkan orang yang mengonsumsi makanan mengalami gejala mual, pusing hingga muntah-muntah.
“Dilihat dari lokasinya memang dekat dengan kebun. Jadi kemungkinan di sana masih ada prilaku kurang baik seperti buang air besar sembarangan. Nah lalat yang membawa bakteri dari kotoran manusia menempel ke makanan, yang akhirnya menyebabkan para siswa keracunan,” jelasnya.
Sekretaris DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Lebak ini mengungkapkan, ketika peristiwa keracunan makanan itu terjadi dan menyebabkan puluhan siswa sakit, pihaknya langsung melakukan monitoring dan pemeriksaan ke kantin yang menjual nasi uduk.
Pada kesempatan itu, Yopi meminta kepada pemilik kantin untuk meningkatkan kebersihan lingkungan. Juga meminta kepada siswa sekolah untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mengonsumsi makanan.
“Untuk langkah ke depan kita akan melakukan MoU alias kerja sama dengan Korwil Pendidikan Kalanganyar melalui program Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Yang mana pada program itu kita akan secara aktif memantau kondisi kesehatan dan kebersihan di lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Untuk 21 siswa yang sakit akibat keracunan nasi uduk, kata Yopi, kini sudah dalam keadaan sehat dan telah beraktivitas seperti biasanya.
“Alhamdulillah semuanya sudah sehat, sudah bisa sekolah lagi. Bahkan sudah pada lari-larian lagi, kita tetap ingatkan kepada para siswa untuk selalu jaga kebersihan dan kesehatan,” imbuhnya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Lebak Dian Wahyudi mengatakan, untuk mencegah terjadinya keracunan makanan, pihak sekolah harus memaksimalkan peranan UKS di lingkungan sekolah.
“Kita lihat kasus kemarin itu disebabkan adanya bakteri. Ini menandakan bahwa lingkungan sekolah tidak sehat. Makanya kami minta agar sekolah lebih memperhatikan kebersihan dan kesehatan. Hal itu bisa dilakukan dengan cara memaksimalkan peranan UKS di sekolah,” kata Dian.
Dian menuturkan, UKS merupakan program yang dirancang untuk meningkatkan kesehatan di lingkungan sekolah. Sehingga dapat mencegah keracunan maupun penyakit lainnya di lingkungan sekolah.
“Pengelola diharap memperhatikan kebersihan agar kejadian ini tidak terulang lagi. Pihak sekolah senantiasa melakukan pengawasan agar pemilik atau pengelola warung terus menjaga kebersihan dan kualitas makanan,” katanya.
Anggota Fraksi PKS ini pun meminta kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Lebak untuk berkoordinasi dengan baik guna menjaga kesehatan anak sekolah.
“Anak-anak ini merupakan penerus bangsa. Tentunya mereka harus mendapatkan hak untuk mendapatkan pendidikan di lingkungan yang sehat,” pungkasnya. (mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
