Edoy (34), nama samaran, dulu sering dibilang bujangan lapuk oleh teman-temannya di kampong. Itu karena usia Edoy sudah kepala tiga, tapi belum juga menikah.
Sampai akhirnya Edoy kenalan dengan Mila (25), juga bukan nama sebenarnya, janda muda anak satu. Mila dicerai oleh suaminya karena korban pernikahan dini.
Kehidupan Edoy yang sebelumnya suram seperti rumah kosong penuh sarang laba-laba, seketika berubah cerah. Edoy jadi bersemangat setelah berkenalan dengan Mila.
Gairah hidup Edoy meningkat 180 derajat. Pekerjaan apa pun dia embat. Mulai dari ngojek sampai jadi kuli panggul dilakoni. Semua dia lakukan demi nyai. Eh, maksudnya si janda Mila sang pujaan hati.
Waktu awal-awal pendekatan, sebenarnya tak semulus dengan apa yang dibayangkan, Mila cenderung cuek dan sering bilang tak mau menikah dulu karena masih trauma.
Tapi, Edoy ngebet. Dia terus saja mepet-mepet seperti angkot rebutan penumpang. Tingkahnya itu malah membuat Mila risih sampai lapor ke orangtuanya.
“Saya dilarang sama bapaknya langsung, diminta jangan ngedeketin Mila lagi,” aku Edoy.
Edoy sempat putus asa. Impiannya untuk menikahi Mila terasa sangat sulit diwujudkan. Hingga akhirnya, dia tak sengaja bertemu Mila yang tengah menggendong anaknya di pasar.
“Ternyata anaknya baru mau masuk sekolah dasar,” kata Edoy nyengir.
Edoy pun dapat ide untuk menjalankan strategi akal bulusnya. Seolah tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Edoy langsung beraksi dengan membawakan seragam lengkap dengan alat sekolah untuk anak Mila.
Anak Mila terlihat kegirangan dapat baju baru, sepatu baru, dan tas bergambar karakter kartun favoritnya. “Mila mulai mau diajak ngobrol tuh sama saya,” katanya.
Tak cukup sampai di situ, setiap hari, Edoy juga memberi uang jajan. Bahkan, mengantar dan menjemput sekolah anak Mila. Pernah, Edoy rela kehujanan basah kuyup demi menjemput anak Mila.
Seolah istilah hasil tak akan pernah mengkhianati proses itu benar adanya, Mila pun mau menerima Edoy menjadi suaminya. Edoy mengetahuinya saat secara terbuka menyatakan perasaan dan niat baiknya ingin mempersunting Mila.
Setelah itu, keduanya pun menuju jenjang pernikahan hingga kini mereka hidup harmonis. “Kami sedang menanti kelahiran anak, tiga bulan lagi,” kata Edoy.
Selamat ya Kang Edoy, semoga langgeng sama Teh Mila. Amin. (drp/don)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
