DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Lebak Selatan

post-img

LEBAK-Gempa bumi dengan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Lebak, Minggu (2/9) sekira pukul 1 39 WIB.  Berdasarkan rilis Badan Meteorologi Kli­ma­tologi dan Geofisika (BMKG), gem­pa berpusat di 6.95 Lintang Selatan (LS) - 105.98 Bujur Timur (BT) dan 17 kilo­meter Tenggara Muara Binuangeun, Ke­camatan Wanasalam, dengan keda­la­man 7 kilometer di bawah laut. 

Gempa dengan skala II sampai III MMI itu dirasakan getarannya oleh warga di daerah Lebak bagian selatan, hingga pusat kota Rangkasbitung. 

Akmal, warga Kecamatan Panggarangan mengaku merasakan getaran gempa bumi yang terjadi pada Minggu dini hari. Namun, getaran yang dirasakan cukup kecil, se­hingga tidak membuat panik masyarakat.

“Saya sedang ngobrol bersama warga di Pos Ronda, tiba-tiba terasa ada gempa. Cuman biasa saja, nggak kuat getarannya,” kata Akmal kepada Radar Banten.

Setelah merasakan adanya guncangan gempa, Akmal dan warga lainnya lantas pu­­lang ke rumah masing-masing guna me­meriksa anggota keluarga dan kondisi rumah, apakah terkena dampak gempa atau tidak. 

“Tapi alhamdulillah nggak ada yang ru­sak, istri sama anak juga sedang tidur dan tidak ada yang bangun,” ujarnya. 

Sekira pukul 4.00 WIB, gempa susulan kembali terjadi, namun di lokasi yang berbeda. Menurut BMKG, gempa susulan dengan kekuatan magnitudo 4,2 terjadi di koordinat 6.92 LS - 106.19 BT dan 7 ki­lo­meter Barat Laut Kecamatan Bayah, dengan kedalaman 114 kilometer di bawah laut. 

“Waktu subuh terasa ada gempa kecil, tapi alhamdulillah semua aman,” ung­kap­nya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak Feby Rizki Pra­tama membenarkan wilayah Lebak dua kali diguncang gempa pada Minggu dini hari. Para relawan yang bersiaga di posko utama langsung berkoordinasi de­ngan relawan di lapangan. Hingga Minggu pagi, relawan belum menerima laporan terkait dampak gempa di Wanasalam dan Bayah tersebut. 

“Relawan BPBD masih melakukan pe­ngumpulan informasi di lapangan untuk me­ngetahui kondisi di wilayah terdampak gempa,” ucapnya. 

Feby mengimbau kepada warga Lebak untuk selalu waspada akan adanya potensi ben­cana alam, karena Lebak sendiri masuk daerah rawan dan disebut sebagai super­market bencana. Bahkan, info terkini dari BMKG menyebutkan, akan terjadi cuaca eks­trem di wilayah Lebak dari mulai 2 sam­pai 8 Oktober 2022.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atau­pun kerusakan akibat gempa. Namun kita imbau kepada warga untuk selalu was­pada, khususnya dengan adanya pe­ringa­t­an dini cuaca ekstrem hingga bebe­rapa hari ke depan, “ pungkasnya.(mg-02/tur)