DECEMBER 9, 2022
Proud

Lestarikan Tradisi Zikir Maulid di Cilegon

post-img

CILEGON- Perayaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi sebagian besar masyarakat Banten, serupa halnya lebaran Idul Fitri.

Masyarakat menyambut hari kelahiran nabi dengan penuh suka cita, tak heran bila di Cilegon, terutama di Kecamatan Cibeber, masyarakat rela mengumpulkan anggaran yang nilainya cukup fantastis demi merayakan maulid nabi.

Namun, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ternyata tak hanya identik dengan arak-arakan panjang mulud saja, tapi juga dengan zikir maulid.

Tradisi zikir saat maulid nabi ini sudah berlangsung sejak masa para sesepuh terdahulu. Masyarakat Cilegon terus melestarikan tradisi zikir ini kepada generasi muda.

Seperti warga Lingkungan Kadipaten, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon yang merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan berzikir.

Pimpinan sekaligus Pelatih Zikir Lingkungan Kadipaten Bahrul Arifin mengatakan, jika generasi para sesepuh kampung dulu yang bisa mengikuti zikir untuk dilombakan hanya pria dewasa saja.

“Dulu hanya orang dewasa saja, ada pemuda tapi sedikit,” kata Bahrul kepada Radar Banten.

Seiring berjalannya waktu, para sesepuh satu per satu wafat sehingga ketika perayaan maulid tiba hanya sedikit yang ikut ber­partisipasi.

“Dari situlah kami mulai mengajak generasi muda, bahkan remaja dan anak-anak sekelas SMP juga ikut,” ujarnya.

Hal ini dilakukan agar tradisi zikir itu tidak punah dan terus dilestarikan oleh generasi muda. Zikir yang dibawakan merupakan zikir nabi Muhammad, durasinya bisa sampai tujuh jam lebih.

“Alhamdulillah sekarang banyak anak muda yang masih peduli dan antusias mengikuti zikir ini setiap maulid,” ungkapnya. (drp/alt)