DECEMBER 9, 2022
Olahraga

Liga 3 Zona Banten, Persikota, Adhyaksa Farmel, Serpong City Tak Terbendung

post-img

KALAH: Tiga pemain Serang Jaya menghadang dua pemain Internazionale Banten (dua kiri dan tengah) di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Minggu (2/10). Serang Jaya kalah. Skor akhir 2-1. (RBNN)


SERANG - Persikota, Adhyaksa Farmel, dan Serpong City tak terbendung pada laga perdana Liga 3 Zona Banten. Ketiga tim ini memang kuat. Mereka masuk tiga besar pada musim tahun lalu. 

Persikota, Adhyaksa Farmel, dan Serpong City berhasil mengamankan 3 poin. Mereka pesta gol ke gawang lawannya pada penyisihan grup.

Pada partai pembuka, Adhyaksa Farmel mengalahkan Banten United FC di Grup A. Tujuh gol tanpa balas diciptakan pemain Adhyaksa Farmel pada Jumat (30/9) di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon. 

Di lapangan yang sama, Minggu (2/10), Persikota Tangerang juga mengawali laga perdananya di Grup C dengan hasil memuaskan. Juara Liga 3 musim lalu ini mengalahkan Persic Cilegon dengan skor 2-0.

Pada hari yang sama, Serpong City juga memenangkan laga perdananya sat meladeni Banten Jaya di Grup D. Serpong City mencatatkan enam gol tanpa balas di Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang.

Pelatih Adhyaksa Farmel, Imam Riyadi, pun menyatakan bahwa kemenangan ini menaikkan mental anak-anak asuhnya jelang laga kedua melawan Raga Negeri di Stadion Krakataui Steel, Senin (3/10) hari ini.

“Kami bersyukur menang dan terima kasih atas perjuangan anak-anak yang tampil maksimal sehingga bisa menang, dan saat ini kami memimpin Grup A ,” ujarnya.

Imam Riyadi meminta anak asuhnya tidak jumawa dengan kemenangan telak mereka atas Banten United FC. Dia meminta pemain fokus karena masih banyak partai yang harus dijalani untuk bisa lolos penyisihan dan menjadi wakil Banten agar bisa merebut tiket Liga 2 musim depan.

“Kami konsentrasi dari satu laga ke laga lainnya. Evaluasi pasti dilakukan di setiap laga agar penampilan kami semakin bagus. Kami akan konsnetrasi menjalani laga kedua dan berharap bisa memenangkan laga ini,” kata Imam.

Rasa senang juga diungkapkan pelatih Serpong City, Sahala Saragih. Kemenangan atas Banten Jaya menjadi modal berharga bagi pemain Serpong City untuk laga selanjutnya.

“Laga perdana tidak pernah mudah dan kami bisa melaluinya. Ini tentu membuat mental anak-anak menjadi percaya diri jelang laga selanjutnya,” jelasnya.

Mantan pelatih Persikota musim lalu ini mengatakan, timnya akan terus melakukan evaluasi agar permainan anak asuhnya semakin bagus.

“Untuk laga perdana ini peluang kami banyak namun gagal berbuah manis. Ini pelajaran bagi kami untuk ke depannya. Saya akan benahi lagi agar tim semakin solid. Musim ini saya prediksi persaingan akan lebih ketat dibandingkan musim lalu karena semua tim berbenah dan mempunyai materi yang bagus,” tutupnya.

Sementara, laga perdana di Grup B cukup mengejutkan. Pendatang baru, Internazionale Banten, berhasil mengalahkan Serang Jaya dengan skor tipis 2-1. 

Manajer Internazionale Banten, Dyaradzi Taruna, bangga timnya sukses mempermalukan tuan rumah Serang Jaya. 

“Kami berhasil menang 2-1. Kalau saya menilai, kami seharusnya tidak kebobolan jika pemaian kami tidak melakukan tindakan konyol yang berbuah penalti untuk lawan. Ini menjadi catatan dan akan kami perbaiki,” tandasnya.

Kekalahan Serang Jaya, membuat sang pelatih, Budi, harus tetap memotivasi anak asuhnya. Bahwa, kata dia, anak asuhnya harus melupakan kekalahan dan fokus pada laga selanjutnya melawan Bantara. 

“Bola yang kami pakai berbeda dengan untuk Liga 3. Kami harus berbenah dan harus bisa mena­ng di laga se­lan­­jut­nya untuk menyegel tiket lolos penyisihan di fase grup,” tutupnya. (rbnn/don)