DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Radar Travel Kunjungi Ponpes Arraudhotul Baqiat

post-img

BERDIALOG: Manejemen Radar Travel berdialog dengan Pimpinan Ponpes Arraudhotul Baqiat KH Zaenal Abidin di Cipanas, Sabtu (1/10).(Purnama/Radar Banten)


LEBAK-Manajemen Radar Travel me­­ngun­jungi Pondok Pesantren Salafi Arraudhotul Baqiat di Kampung Nunggul, Desa Sukasari, Kecamatan Cipanas. Pon­pes Arraudhotul Baqiat merupakan salah satu pondok pesantren yang se­lamat dari terjangan banjir bandang pada 1 Januari 2020 lalu.

Pe­ngelola Radar Travel Ubaid Anshory me­ngatakan, Pengasuh Ponpes Arraudho­tul Baqiat KH Zaenal Abidin merupakan salah satu calon jemaah umrah Radar Travel yang dijadwalkan berangkat awal Desember 2022.

“Sebelum keberangkatan, kita ber­ke­sempatan silaturahmi sekaligus mem­bantu pengurusan paspor calon jemaah umrah. Kita bersyukur diterima dengan baik,” katanya kepada Radar Banten, Sabtu (1/10).

Adapun Ponpes Arraudhotul Baqiat di­­jelaskan Ubaid, ternyata salah satu pon­dok pesantren yang selamat dari ben­­cana banjir bandang. Padahal lokasi­nya berada di dataran rendah dan tepi Sungai Ciberang.

“Lebih tepatnya berada dekat Jembatan Nunggul. Namun berkat pertolongan Allah SWT, banjir bandang terlihat ber­belok menghindari bangunan Ponpes Arraudhotul Baqiat sehingga membuat ra­tusan santrinya selamat,” ungkapnya.

Pengasuh Ponpes Arraudhotul Baqiat KH Zaenal Abidin menyambut baik kun­­jungan silaturahmi manajemen Radar Travel. “Kebetulan Abah bareng ke­­luarga beserta anak santri berniat me­laksanakan ibadah umrah. Harapan­nya untuk ke­be­rang­katan tepat waktu tidak sampai ada penundaan karena hal itu akan me­ngurangi kepercayaan je­maah,” jelasnya.

Salah seorang pendakwah yang sudah men­­jalin kerja sama dengan Radar Travel Ustadzah Enok Muhibah meng­ung­­kap, kehadirannya turut serta hadir me­ngun­jungi ponpes karena sebagai alumni Ponpes Arraudhotul Baqiat. Saat ini banyak ustadzah di wilayah Le­bak dan Pandeglang yang aktif dakwah, se­­ba­gian merupakan alumni pondok ini. 

“Karena kita dididik di sini agar mandiri. Ya, alhamdulilah karena alumni, menjalin si­laturahmi sama Abah sekaligus ber­kon­­sultasi terkait ketertarikannya beker­jasama dengan Radar Travel,” ungkapnya.

Enok menuturkan, menunjukan brosur Radar Travel yang ada foto dirinya. Ke­mu­­­dian meminta Abah agar salat Istikharah.

“Kalau memang Radar Travel ini terbaik untuk kita syiarkan, berarti Abah harus ter­­tarik. Lama ini Abah tidak ngasih ja­­waban, terus Abah ngomong mau be­rang­kat umrah asal bareng juga dengan Enok, se­ketika saya langsung nangis ka­rena baha­gia diminta agar ikut be­rangkat men­dam­pingi Abah,” jelasnya.(mg-01/tur)