PANDEGLANG-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang mencatat realisasi investasi sampai Agustus 2022 mencapai Rp500 miliar dari target Rp670 miliar. Realisasi investasi terbesar di Pandeglang sampai saat ini yang bergerak dalam usaha peternakan.
Analis Kebijakan Penanaman Modal pada DPMPTSP Pandeglang Tedy Fauzi mengatakan, target realisasi investasi tahun 2022 Rp670 miliar.
“Realiasi sampai dengan Agustus 2022 ini Rp500 miliar. Kita optimis sampai akhir tahun target bisa tercapai,” katanya kepada Radar Banten, Minggu (2/10).
Investasi terbesar saat ini dari usaha peternakan. Bila melihat realisasi tahun lalu masih jauh, karena realisasi mencapai Rp2,9 triliun. “Itu dari transaksi terbesar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Tapi kalau dari segi target kita optimis diakhir tahun ini tercapai, cuman tidak seperti tahun lalu Rp2,9 triliun,” jelasnya.
Dia berharap, realisasi investasi pada 2022 bisa mencapai Rp800 miliar hingga Rp900 miliar. Karena itu, kita terus berikan pelayanan terbaik kepada investor yang masuk ke Pandeglang. Tapi, realisasi investasi tidak bisa dibanding-bandingkan karena memang datanya fluktuatif. Ditentukan oleh investor yang masuk ke Kota Badak.
"Misalkan sekarang banyak enggak masuk karena untuk pelaporan realisasi itu 2-3 tahun baru terlihat sebetulnya. Karena mereka merealisasikan investasinya, mereka bakar uang di Pandeglang," ungkapnya.
Setelah mereka investasi baru dilaporkan. Apabila tahun ini tidak menanamkan modalnya, tahun kedua sama, dan tahun ketiga sama maka besar kemungkinan tidak akan ada laporan realisasi investasi. "Karena memang laporannya nihil, karena tidak bisa dipaksakan ke investor," katanya.
Kalau target realisasi, optimistis karena memang ada beberapa obyek yang belum laporan. Kemungkinan baru laporan di akhir tahun. "Sekarang belum merealisasikan kegiatannya 100 persen. Kalau target optimis tercapai," ungkapnya.
Kabid Penanaman Modal pada DPMPTSP Pandeglang Inna Nurimaniwati mengatakan, realisasi investasi triwulan II mengalami kenaikan dibanding triwulan I.
"Pada triwukan I mencapai Rp241,8 miliar dan triwulan II Rp500 miliar. Ini dari data realisasi investasi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tahun 2022," pungkasnya. (mg-01/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
