DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Mitigasi Bencana Diajarkan di SMAN 1 Panggarangan

post-img

LEBAK - SMA Negeri 1 Panggarangan me­masukan materi tentang mitigasi ben­cana pada modul dan kegiatan ekstra­ku­rikuler di sekolah. Upaya tersebut di­­harapkan dapat meningkatkan kewas­pa­da­an generasi muda terhadap potensi ben­cana gempa bumi dan tsunami di wi­layah Lebak selatan.

Kepala SMA Negeri 1 Panggarangan Mu­hamad Nur mengatakan, wilayah Le­bak selatan merupakan zona merah ben­cana gempa bumi dan tsunami. Ka­rena itu, penting bagi anak-anak muda,­ khu­susnya para pelajar memahami ten­tang mitigasi bencana. Sehingga mereka bisa menularkan pengetahuannya tentang ke­bencanaan kepada keluarga dan masya­rakat di sekitarnya. 

"Kita ingin menanamkan kepada setiap siswa tentang mitigasi bencana. Karena kita ketahui sendiri wilayah Lebak selatan merupakan wilayah yang rawan terjadinya ben­cana gempa dan tsunami," kata Mu­hamad Nur kepada Radar Banten, ke­marin.

Ia mengatakan, ke depan di beberapa mata pelajaran tertentu para siswa akan dibekali ilmu mengenai proses terjadinya ben­cana alam. Bahkan, pada kegiatan ekstra­kulikuler, seperti Pramuka dan PMR akan diberikan materi juga tentang bagaima­na cara penanggulangan atau pe­nyelamatan diri ketika terjadinya ben­cana.

"Seperti di mata pelajaran fisika nanti setiap murid akan kita berikan materi ten­tang bagaimana terjadinya gempa bu­mi, tsunami, dan yang lainnya. Se­dang­kan di ekstrakurikuler nanti akan ada latihan gabungan, dengan tujuan agar materi ten­tang mitigasi bencana ini diterapkan se­cara langsung oleh para siswa," ujarnya.

Untuk melaksanakan program tersebut, pihaknya menjalin kerja sama dengan relawan dan Gugus Mitigasi Bencana Le­bak Selatan. Dirinya berharap, SMAN 1 Pangga­rang­an dapat menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Lebak karena memasukan materi mitigasi bencana ke modul pelajaran maupun ekstrakurikuler.

"Kita juga berharap, para siswa yang sudah mendapatkan pengetahuan tentang mi­tigasi bencana ini juga dapat menge­dukasi warga lainnya. Karena wilayah kita memiliki potensi bencana alam, ter­masuk gempa megathrust," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Gugus Mitigasi Bencana Lebak Selatan Anis Faisal mengapresiasi langkah SMAN 1 Pang­garangan yang sudah mengedukasi para pelajar dengan memberikan materi ten­tang mitigasi bencana.

Dirinya berharap, ke depan materi ten­tang mitigasi bencana diberikan kepada seluruh sekolah di Kabupaten Lebak.

"Kita harap SMAN 1 Panggarangan ini dapat menjadi Pilot Project yang dapat men­jadi rujukan bagi sekolah-sekolah lain. Karena kita ketahui wilayah Lebak me­rupakan daerah rawan bencana," ka­ta­nya.(mg-02-nce/tur)