DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Tiap Tahun 35 Pecandu Narkoba Direhab BNN

post-img

TANGERANG SELATAN - Badan Nar­kotika Nasional (BNN) Kota Tangerang Se­latan (Tangsel) mencatat, jumlah orang di Kota Tangsel yang direhabilitasi terkait penggunaan atau penyalahgunaan narkoba mencapai hingga 35 orang per tahunnya.

Pihak BNN Tangsel terus mendorong masyarakat agar lebih tidak takut untuk melakukan rehabilitasi, daripada ke­da­patan menggunakan narkoba dan ter­tangkap.

“Di Tangsel jumlah pengguna dan pe­nyalahguna 30—35 klien (yang meminta re­habilitasi kepada BNN Tangsel),” tutur Kepala BNN Kota Tangsel AKBP Reni Puspita Sari, Minggu, (3/7).  

Reni mengatakan, belum memiliki data konkrit terjadinya peningkatan jumlah orang yang direhabilitasi oleh BNN Tangsel. Namun, dia menyebut secara nasional, BNN pusat telah mencatat adanya pe­ningkatan, terutama pada masa pandemi Covid-19.

“Peningkatan tidak signifikan, tapi tetap ada. Kalau kita lihat se-Indonesia, jumlah pengguna dan penyalahgunaan naik di te­ngah pandemi, menurut data BNN (pusat), dari akumulasi itu mungkin ada peningkatan di Tangsel,” ujarnya. 

Menurutnya, BNN Kota Tangsel telah be­kerjasama dan meminta kepada Pe­merintah Kota Tangsel dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan kajian tingkat penyalahgunaan narkoba di Tangsel. Adapun pada 2022, dari Januari hingga Juni, BNN Tangsel mencatat ada sebanyak 13 orang yang rehabilitasi terkait kasus narkoba.

“Jika ada peningkatan, peningkatan itu ter­jadi karena dua hal, yakni semakin ba­nyak pengguna (narkoba) atau masya­rakat semakin paham fungsi rehabilitasi,” katanya.

Menurut data BNN Tangsel, pada 2021 ada sebanyak 39 orang yang direhabilitasi. 92 persennya adalah laki-laki dan 8 persen adalah perempuan. Pu­luhan orang yang direha­bilitasi tersebut ke­ba­nyak­an berusia pro­duktif, yakni 21-30 tahun.

“BNN Tangsel terus mela­ku­­kan sosialisasi pen­tingnya rehabili­tasi. Lebih baik di­rehabilitasi daripada ditangkap polisi. Kalau ditangkap polisi, nanti masuk ke sel, kita tahu sel sudah penuh. Ini yang masih kita gaungkan (upaya pemulihan le­wat rehabilitasi),” tandasnya. (ful)