DECEMBER 9, 2022
Kab Serang

Kawasan Industri Diminta Sediakan TPS

post-img

SERANG - Kawasan industri di Kabupaten Serang diminta untuk berkontribusi dalam penanganan sampah. Salah satunya, dengan menyediakan tempat pembuangan sampah (TPS).

Ketua Kaukus Lingkungan Hidup Serang Raya Anton Susilo mengatakan, di setiap kawasan Industri di seluruh Indonesia pasti memiliki lahan TPS sendiri, hanya di kawasan Modern Cikande saja yang tak punya.

"Harusnya perusahaan harus memberikan contoh yang baik pada masyarakat dengan menyalurkan dana CSR membuat TPS," kata Anton kepada Radar Banten, Rabu (3/8).

Dijelaskan Anton, lantaran tak tersedianya TPS, di setiap jalan raya nasional sepanjang Ciruas hingga Cikande banyak tumpukan sampah.

"Tentu ini sangat mengganggu kenyamanan, lingkungan terlihat kumuh," ungkapnya.

Padahal, kata Anton, di wilayah tersebut banyak perusahaan-perusahaan besar yang bisa menyalurkan dana CSR untuk pena­nganan sampah.

Anton mengungkapkan, peran perusahaan penting bagi penanganan sampah, bukan hanya sampah industri saja, tapi juga sampah rumah tangga.

"Karena sampah rumah tangga kayak sabun cair aja, kemasannya kan ber­sumber dari perusahaan-perusahaan itu juga. Enggak hanya sabun cair, banyak pro­duk-produk lainnya. Artinya, ada tang­gung jawab perusahaan juga di situ," ungkapnya.

Sementara itu, Humas Himpunan Peru­sahaan Wilayah Serang (Hipwis) Arif Madali mengaku, pihaknya sudah sangat konsen membantu masyarakat dalam hal pe­nanganan sampah. "Kami sering ber­kontribusi memberi bantuan tempat sampah," akunya.

Bahkan lanjut Arif, pihaknya berencana menjadikan sampah yang ada di Desa Kragilan sebagai bahan bakar untuk produksi di perusahaan. 

"Tapi ini masih rencana, saya belum bisa memastikan," pungkasnya. (drp/jek)