DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Iti Anggarkan Beasiswa untuk Guru PAUD

post-img

WORKSHOP: Bupati Iti Octavia Jayabaya menghadiri workshop peningkatan kompetensi guru PAUD di Hall La Tansa Mashiro, Rangkasbitung, kemarin. (dok Humas Setda Lebak)

LEBAK - Bupati Iti Octavia Jayabaya akan memberikan beasiswa strata 1 kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tujuannya untuk me­ningkatkan kompetensi guru PAUD di 28 kecamatan.

"Untuk mewujudkan Kabupaten Lebak yang berdaya saing, maka salah satunya harus diawali dengan keberhasilan pendidikan anak usia dini," kata Iti Octavia Jayabaya saat membuka work­shop yang diselenggarakan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Lebak di Hall Latansha Mashiro, Kamis (4/8). 

Untuk itu, mantan anggota DPR RI ini menyambut baik kegiatan workshop yang diikuti 604 guru PAUD, karena anak usia dini berada pada masa "Golden Age" di mana anak dalam proses tumbuh kembang yang sedang memacu kecer­dasan.

"Saya berpesan kepada peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baik­nya. Sehingga nantinya Bunda PAUD diharapkan ikut serta mengawal dunia pendidikan usia dini, baik dari pembe­lajaran, guru, dan anak didik. Tentunya dengan berpedoman kepada konsep merdeka belajar untuk mem­bentuk Kabupaten Lebak yang cerdas, berkarak­ter positif, dan berbudi luhur," ujarnya.

Pemkab Lebak, kata Iti, konsen ter­ha­­dap kemajuan dunia pendidikan. Ka­rena itu, Pemkab Lebak akan meng­anggarkan bantuan pendidikan atau beasiswa Strata I bagi guru PAUD pada APBD 2023.

"Kebijakan ini (pemberian beasiswa) merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung tenaga pendidik untuk memperbaiki kualitas anak-anak bangsa," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Himpaudi Lebak Atin Anita Prihatin mengatakan, kegiatan workshop ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini menuju PAUD berkualitas. 

"PAUD merupakan pondasi awal di ma­na anak usia dini merupakan masa ke­emasan untuk mengembangkan seluruh macam aspek perkembangan sebelum anak melanjutkan ke jenjang SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi," terangnya.

Dia mengatakan, hasil riset para ahli me­nyatakan bahwa 80 persen kecerdasan itu ada di usia PAUD, yaitu 0-6 tahun. 

"Kami guru PAUD adalah guru yang di­tuntut untuk serba bisa terlebih saat ini tugas guru PAUD semakin berat. Ka­rena guru PAUD dituntut untuk mem­berikan layanan gizi dan kesehatan, pen­didikan dan pengasuhan, serta perlin­dungan untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak usia dini," jelasnya. (nce/tur)