WORKSHOP: Bupati Iti Octavia Jayabaya menghadiri workshop peningkatan kompetensi guru PAUD di Hall La Tansa Mashiro, Rangkasbitung, kemarin. (dok Humas Setda Lebak)
LEBAK - Bupati Iti Octavia Jayabaya akan memberikan beasiswa strata 1 kepada guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tujuannya untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD di 28 kecamatan.
"Untuk mewujudkan Kabupaten Lebak yang berdaya saing, maka salah satunya harus diawali dengan keberhasilan pendidikan anak usia dini," kata Iti Octavia Jayabaya saat membuka workshop yang diselenggarakan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Lebak di Hall Latansha Mashiro, Kamis (4/8).
Untuk itu, mantan anggota DPR RI ini menyambut baik kegiatan workshop yang diikuti 604 guru PAUD, karena anak usia dini berada pada masa "Golden Age" di mana anak dalam proses tumbuh kembang yang sedang memacu kecerdasan.
"Saya berpesan kepada peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga nantinya Bunda PAUD diharapkan ikut serta mengawal dunia pendidikan usia dini, baik dari pembelajaran, guru, dan anak didik. Tentunya dengan berpedoman kepada konsep merdeka belajar untuk membentuk Kabupaten Lebak yang cerdas, berkarakter positif, dan berbudi luhur," ujarnya.
Pemkab Lebak, kata Iti, konsen terhadap kemajuan dunia pendidikan. Karena itu, Pemkab Lebak akan menganggarkan bantuan pendidikan atau beasiswa Strata I bagi guru PAUD pada APBD 2023.
"Kebijakan ini (pemberian beasiswa) merupakan bentuk komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung tenaga pendidik untuk memperbaiki kualitas anak-anak bangsa," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Himpaudi Lebak Atin Anita Prihatin mengatakan, kegiatan workshop ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini menuju PAUD berkualitas.
"PAUD merupakan pondasi awal di mana anak usia dini merupakan masa keemasan untuk mengembangkan seluruh macam aspek perkembangan sebelum anak melanjutkan ke jenjang SD, SMP, SMA bahkan perguruan tinggi," terangnya.
Dia mengatakan, hasil riset para ahli menyatakan bahwa 80 persen kecerdasan itu ada di usia PAUD, yaitu 0-6 tahun.
"Kami guru PAUD adalah guru yang dituntut untuk serba bisa terlebih saat ini tugas guru PAUD semakin berat. Karena guru PAUD dituntut untuk memberikan layanan gizi dan kesehatan, pendidikan dan pengasuhan, serta perlindungan untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangan anak usia dini," jelasnya. (nce/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
