DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Gempa Bayah Tidak Berpotensi Tsunami

post-img

LEBAK - Gempa bumi dengan Magnitudo (M) 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Lebak pada Minggu (4/9) sekira pukul 17.28 WIB. Pusat gempa terletak pada koordinat 7.28 Lintang Selatan dan 106.12 Bujur Timur atau tepatnya 41 kilometer Barat Daya Bayah pada kedalaman 25 kilometer. 

 Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar bawah laut.

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masya­rakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Sukabumi, Banjarsari, Bayah, Cijaku, Cibeber dan wilayah Lebak bagian selatan lainnya de­ngan Skala Intensitas II - III MMI. 

Warga Kecamatan Panggarangan, Anis Faisal Reza mengaku merasakan guncangan gem­pa yang terjadi pada pukul 17.28 WIB. Bahkan, guncangan gempa terasa cukup kuat. “Cuma 1 detik, tapi kerasa banget gun­­­cangannya,” kata Anis kepada Radar Banten, kemarin.

Anis menuturkan, setelah merasakan gun­cangan gempa, ia dan anggota ke­luarga­nya berhamburan keluar rumah untuk meng­antisipasi kejadian yang tidak diingin­kan.

“Setelah dirasakan aman, kita kembali ke rumah dan mengecek bagian rumah. Dan alhamdulillah tidak ada kerusakan, se­­jauh ini masih aman,” kata Anis yang juga sebagai Ketua Komunitas Gugus Mitigasi Lebak Selatan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan, se­telah terjadinya gempa, Ia telah mengin­truksikan kepada para relawan di 28 ke­ca­matan di Kabupaten Lebak untuk me­laporkan kondisi di lapangan.

“Teman-teman sudah diinstruksikan ke jejaring di bawahnya. Tapi karena skala II sampai III MMI, kemungkinan rumah rusak kecil walaupun tidak menutup peluang ada. Jika ada update, akan diinfokan kembali. Alhamdulillah hingga kini kita tidak me­nerima adanya laporan kerusakan dan gem­pa susulan,” tambahnya.

Dirinya pun mengimbau kepada masya­rakat untuk tetap tenang dan segera me­l­akukan evakuasi dini jika terjadi gem­pa susulan dengan skala yang lebih besar.

“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan ke­benarannya. Dan menghindari dari ba­ngun­an yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tem­pat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat ge­taran gempa yang membahayakan ke­stabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pungkasnya.(mg-02/tur)