LEBAK - Gempa bumi dengan Magnitudo (M) 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Lebak pada Minggu (4/9) sekira pukul 17.28 WIB. Pusat gempa terletak pada koordinat 7.28 Lintang Selatan dan 106.12 Bujur Timur atau tepatnya 41 kilometer Barat Daya Bayah pada kedalaman 25 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar bawah laut.
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Sukabumi, Banjarsari, Bayah, Cijaku, Cibeber dan wilayah Lebak bagian selatan lainnya dengan Skala Intensitas II - III MMI.
Warga Kecamatan Panggarangan, Anis Faisal Reza mengaku merasakan guncangan gempa yang terjadi pada pukul 17.28 WIB. Bahkan, guncangan gempa terasa cukup kuat. “Cuma 1 detik, tapi kerasa banget guncangannya,” kata Anis kepada Radar Banten, kemarin.
Anis menuturkan, setelah merasakan guncangan gempa, ia dan anggota keluarganya berhamburan keluar rumah untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
“Setelah dirasakan aman, kita kembali ke rumah dan mengecek bagian rumah. Dan alhamdulillah tidak ada kerusakan, sejauh ini masih aman,” kata Anis yang juga sebagai Ketua Komunitas Gugus Mitigasi Lebak Selatan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan, setelah terjadinya gempa, Ia telah mengintruksikan kepada para relawan di 28 kecamatan di Kabupaten Lebak untuk melaporkan kondisi di lapangan.
“Teman-teman sudah diinstruksikan ke jejaring di bawahnya. Tapi karena skala II sampai III MMI, kemungkinan rumah rusak kecil walaupun tidak menutup peluang ada. Jika ada update, akan diinfokan kembali. Alhamdulillah hingga kini kita tidak menerima adanya laporan kerusakan dan gempa susulan,” tambahnya.
Dirinya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan segera melakukan evakuasi dini jika terjadi gempa susulan dengan skala yang lebih besar.
“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dan menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pungkasnya.(mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GEN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
- NUSANTARA metro disway
- FOKUS DISWAY
- TRAVELISTA
