Kalau biasanya istri yang punya mulut pedas, kisah kali ini justru si suami yang kalau sudah ngoceh bikin sakit hati, ya, begitulah rumah tangga Susi (37) dan Eeng (38), keduanya nama samaran.
Kalau Eeng sudah marah dan tidak suka dengan apa yang dilakukan Susi, kalimat-kalimat pedas keluar dari mulutnya. Nada ngomongnya sih pelan, tapi nyelekit.
“Makanya saya mah suka was-was kalau lagi konflik sama suami tuh,” kata Susi saat curhat dengan Radar Banten di salah satu warung nasi uduk di Kecamatan Purwakarta, Cilegon, Minggu (4/9).
Eeng bekerja sebagai karyawan swasta, sedangkan Susi guru di yayasan pendidikan ternama di Serang. Mereka sudah dikaruniai dua anak yang kini masih balita.
Diceritakan Susi, Eeng sebenarnya lelaki baik dan rajin ibadah, nada bicara juga selalu terdengar dan sopan, serasi dengan sikapnya yang pendiam.
Awal bertemu Eeng di rumah saudara, kenalan dan saling jatuh cinta. Kata Susi sih, Eeng enggak terlalu tampan dan bukan anak orang kaya, tapi ada satu hal yang bikin Susi klepek-klepek, Eeng berpostur atletis.
“Eeng tuh macho abis, tapi kalau lagi marah, mulutnya lebih pedes dari cabe,” tukasnya.
Di awal rumah tangga, keduanya mulai sering mengalami keributan seperti masalah keuangan, keluarga, hingga pendapat berbeda. Namun saat itu Eeng masih bisa menyikapi dengan tenang dan belum sampai pada tingkat kemarahan paling tinggi. Biasanya, kalau ribut karena hal sepele Eeng akan lebih banyak diam.
Satu hal yang bisa membuat Eeng emosi tingkat tinggi, yaitu kecemburuan. Seperti saat Susi pulang diantar teman sekantor dengan mobil. Ternyata Eeng melihat Susi turun dari mobil itu yang dibawa rekan lelakinya, saat sampai rumah, Eeng langsung menarik tangan Susi hingga mereka bertatap wajah.
Eeng dengan mulut bergetar langsung mengeluarkan kata-kata pedas yang saat itu bikin Susi langsung meneteskan air mata.
“Elu mau jadi pelacur? Duit yang dari gua masih kurang?,” kata Susi meniru omongan Eeng.
Padahal waktu itu Susi awalnya di mobil itu tak hanya berdua, tapi ada lima teman lainnya, hanya saja karena rumah Susi yang paling jauh jadi ia diantar paling akhir. Masalah itu akhirnya selesai setelah Susi membawa rekannya itu ke rumah untuk ngomong langsung ke Eeng dan menjelaskan semuanya. Bukan cuma itu, sering terjadi keributan-keributan lain akibat cemburu buta Eeng yang kemudian bikin Susi sakit hati karena ucapannya.
“Makanya saya mah hati-hati banget, enggak mau sembarangan bergaul, takut suami enggak suka nanti marah,” ungkapnya.
Oalah, ternyata Kang Eeng suka cemburu buta. (drp/air)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
