DECEMBER 9, 2022
Proud

IDI Cilegon Terjun ke Suku Baduy

post-img

KONDISI luar biasa yang terjadi di Suku Baduy, Kabupaten Lebak yang beberapa waktu lalu dilanda musibah penyakit Campak dan TBC, membuat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Cilegon terpanggil untuk memberikan bantuan logistik dan pengobatan kepada suku Baduy tersebut.

Ketua IDI Cabang Cilegon, dr Arief Dharma Hartana mengatakan, bantuan yang dilakukan IDI Cabang Cilegon merupakan bentuk kepedulian terhadap suku Baduy.

“Kami terpanggil adanya kondisi tersebut, jadi kepedulian kita bukan hanya di wilayah Cilegon saja, tetapi jika ada masyarakat yang betul-betul membutuhkan pelayanan kesehatan atau membutuhkan bantuan, kami selalu ada di tengah-tengah mereka (masyarakat - red),” kata Arief, Rabu (28/9).

Lebih lanjut, Arief menceritakan, sejak diterimanya kabar pada 19 September 2022 lalu bahwa ada musibah penyakit yang terjadi di suku Baduy, pihaknya langsung melakukan pengumpulan dana melalui group IDI Cabang Cilegon.

“Dalam waktu Seminggu, Alhamdulillah terkumpul dana sebesar Rp12.050,000,-. Dana tersebut kami belanjakan logistik kebutuhan seperti susu anak, bubur bayi dan anak, makanan dan minuman serta obat-obatan untuk diserahkan ke suku Baduy,” ujarnya.

Selanjutnya, setelah berkoordinasi de­ngan para relawan yang berada di Posko Cijahe yang merupakan wilayah terdekat dengan suku Baduy, tepatnya pada tanggal 25 September 2022 rombo­ngan IDI Cabang Cilegon langsung mela­kukan pemberangkatan menuju ke lokasi.

“Kami berangkat jam 6 pagi dari Cilegon, Alhamdulillah sampai pada lokasi di Posko Cijahe jam 9.30 WIB. Kami pun langsung menyerahkan logistik ke posko dari hasil sumbangan dari teman-teman IDI. Lalu kami berangkat dari jam 10 WIB menuju ke Pamoean Cijahe Baduy, disana kami langsung melakukan pengo­batan massal terhadap suku Baduy,” tuturnya.

Dari pengobatan massal tersebut, ba­nyak ditemukan penyakit yang berhu­bungan dengan penyakit kulit, batuk atau Ispa dan sebagainya. Pihaknya juga melakukan screening untuk penyakit Campak dan TBC.

“Alhamdulillah dari screening tersebut tidak ditemukan lagi penyakit Campak dan TBC dan masyarakat suku Baduy sangat antusias dan berterimakasih atas kunjungan maupun baksos yang dilakukan oleh IDI Cabang Cilegon,” pungkasnya. (raj)