DECEMBER 9, 2022
Utama

Andika Hazrumy Ingatkan Pembangunan Baitul Quran

post-img

SEMANGAT: Andika Hazrumy (tengah) saat hadir dalam reses Wakil Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim (kiri) di Cikande, Kabupaten Serang, kemarin. (Tim Andika Hazrumy for Radar Banten)


TOKOH masyarakat Provinsi Banten yang juga mantan Wakil Gubernur Banten 2017-2022, Andika Hazrumy, mengungkapkan Pemprov Banten di masa kepemimpinan telah merencanakan pembangunan Baitul Quran sebagai lanjutan dari revitalisasi Banten Lama. 

Andika menyebut pembangunan pusat kajian Alquran tersebut sudah dianggarkan di APBD Pemprov Banten beberapa saat sebelum dirinya dan gubernur purna jabatan pada 12 Mei lalu.

“Sebelum purna, kami telah anggarkan pem­bangunan Baitul Quran tersebut un­tuk melengkapi Kawasan Kesultanan Ban­ten hasil revitalisasi,” kata Andika da­lam sambutannya saat menghadiri Re­ses Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabu­paten Serang Dapil Cikande, Selasa (5/7). 

Hadir mendampingi Andika Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang yang juga Wakil Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim.

Andika mengungkapkan, pembangunan Baitul Qur’an tersebut merupakan kelan­jutan revitalisasi Banten Lama di mana dirinya dan gubernur saat itu meng­inginkan Provinsi Banten tidak hanya memiliki ikon sebagai daaerah relijius Is­lami berupa Masjid Agung Banten yang terdapat di kawasan Keraton Kesultyanan Banten. 

Lebih dari itu, kata dia, dirinya dan gu­­bernur saat itu mengingkan Provinsi Ban­ten memiliki sumber daya manusia yang memiliki relijiusitas Islami yang ting­gi dengan digembleng di majelis-ma­jelis ilmu Agama Islam seperti Baitul Qur’an yang akan dibangun tersebut.

Keberhasilan revitalisasi Banten Lama serta penganggaran pembangunan Baitul Qur’an tersebut, kata Andika, tidak terlepas dari kinerja kader-kader Golkar di Provinsi Ban­ten, baik yang duduk di eksekutif se­perti dirinya maupun legislative. Andika bahkan menyebut, revitalisasi Banten lama dana kelanjutannya yakni pemba­ngunan Baitul Qur’an hanya semacam monumen awal keberhasilan kinerja kader-kader Golkar di Provinsi Banten saat dirinya menjabat sebagai wakil gubernur.

 “Kita tahu sekarang semua layanan dasar, mulai dari kesehatan , pendidikan dan infrastruktur hingga akuntabilitas keuangan dapat diselenggarakan dengan baik, meski dua tahun digempur pandemic,” katanya.

Untuk diketahui, rencana Pemprov Ban­ten membangun Baitul Quran di ka­wa­san Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang pertama kali direncanakan pada 2019 dan akan direalisasikan pada 2020. Namun karena pandemic Covid 19, rencana pembangunan dengan angga­ran sekira Rp35 miliar itu terpaksa ditunda.

Berdasarkan DED (detail engineering design) yang saat itu di buat Pemprov Banten, Baitul Quran itu akan dibangun empat lantai, yang lantai dasarnya nanti akan dibuat tempat parkir. Bangunan Baitul Quran sendiri akan terdiri dari tempat pertemuan, museum, dan tempat pelatihan tahfiz. Baitul Quran akan dibangun di atas lahan seluas 6,2 hektare di kawasan Ciputri, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. (air) 

*fadhil