LEBAK – Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, diduga tidak tepat sasaran. Bahkan, beberapa warga yang sebelumnya menerima BLT DD, pada triwulan kedua 2022 tidak lagi mendapatkan bantuan tersebut.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, BLT DD di Cikatapis diduga dinikmati masyarakat mampu. Kondisi tersebut membuat warga miskin di desa tersebut menjadi resah, karena pemerintah desa dinilai tidak adil. Bahkan, beberapa warga yang mendapatkan BLT DD pada triwulan pertama 2022, kini sudah tidak menerima bantuan tersebut kembali. Untuk itu, mereka mempertanyakan kebijakan yang dikeluarkan kepala desa.
Suryadi, warga Cikatapis mengaku sudah tidak menerima bantuan sejak bulan April sampai Juni 2022. Padahal dirinya masuk ke data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada periode Januari hingga Maret. Adapun besaran BLT DD yang diterimanya pada awal 2022 tersebut, yakni Rp900 ribu.
Karena itu, Suryadi menduga bantuan yang seharusnya menjadi hak dirinya dan keluarga, kini sudah dialihkan ke orang lain oleh Kepala Desa Cikatapis Darmawan.
"Bulan Januari sampai Maret saya masih menerima Pak. Di bulan April sampai Juni kemarin nggak dapat. Padahal yang lain sekitar satu minggu lalu, bantuan tersebut sudah dicairkan. Kemungkinan hak saya dialihkan kepada KPM yang lain," ujarnya.
Terkait pengalihan bantuan secara sepihak, Suryadi mengaku, tidak pernah mendapatkan pemberitahuan atau penjelasan dari Kades Darmawan maupun perangkat desanya. Padahal, jika ada ada pengalihan, mestinya pemerintah desa memusyawarahkan masalah tersebut terlebih dahulu. Jangan tiba-tiba, bantuan yang menjadi hak dirinya dialihkan begitu saja.
"Saya tanya Kepala Desa, alasannya bantuan tersebut diberikan kepada yang belum pernah mendapatkan bantuan dan lebih layak," ungkapnya..
Untuk itu, dirinya akan menindaklanjutinya dan melaporkan masalah tersebut kepada instansi terkait. Karena pengalihan penerima bantuan tidak sesuai aturan.
"Insyaallah akan saya konsultasikan kepada dinas terkait. Bahkan jika perlu, saya akan melaporkannya kepada penegak hukum, karena bukan hanya saya aja, masih banyak KPM penerima BLT-DD yang juga dialihkan. Padahal mereka sangat layak menerima program tersebut," tegasnya.
Terpisah, Kepala Desa Cikatapis Darmawan tidak bisa dihubungi Radar Banten. Pesan WhatsApp dari wartawan pun tidak dibalas oleh yang bersangkutan.
Terpisah, Camat Kalanganyar Cece Saputra mengaku akan segera melakukan pemanggilan terhadap Kades Cikatapis Darmawan. Pemanggilan itu dilakukan karena, Cece ingin memintai klarifikasi terkait dugaan pengalihan penerima program bantuan langsung tunai Dana Desa (BLT-DD) Covid-19 di Desa Cikatapis.
"Sekarang masih ada kegiatan, mungkin besok (hari ini,-red) akan kita panggil," ungkapnya.
Menurutnya, pengalihan KPM tidak bisa dilakukan sembarangan. Namun harus dilakukan melalui forum Musyawarah Desa (Musdes) yang tentunya melibatkan KPM terkait. "Pengalihan KPM harus dilakukan dalam forum Musdes," tukasnya.(mg-02/tur)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
