DECEMBER 9, 2022
Bisnis - Peluang Usaha

Mendag Klaim Minyak Goreng Sudah Turun

post-img

JAKARTA – Kementerian Perdagangan mengklaim harga minyak horeng curah yang dijual di pasar-pasar tradisional saat ini sudah turun hingga Rp14.000 per liter untuk di wilayah Jawa dan Bali.

“Saya hari ini ke pasar lagi, memastikan ketersedian minyak goreng rakyat di pasaran aman dengan harga sudah sesuai HET Pemerintah, maksimal Rp14.000/liter. Setelah berdialog dengan pedagang serta masyarakat, saya senang karena sesuai ikhtiar kita, belum satu bulan Jawa dan Bali su­dah aman,” jelas Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) di Pasar Ciracas, Jakarta, Selasa (5/7), seperti dikutip dari siaran pers.

Mendag Zulhas kembali melakukan kunjungan ke pasar dalam rangka me­­mantau ketersediaan dan harga barang kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng.  

Ia menegaskan bahwa kerja nyatanya selama dua minggu telah membuahkan hasil dimana kini ketersediaan minyak goreng di pasaran aman dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan pemerintah.

Berdasarkan pantauan harian Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan di 216 pasar seluruh Indonesia, harga mi­nyak goreng curah secara rata-rata untuk Jawa-Bali sudah di bawah HET. Per 1 Juli 2022, rata-rata harga mi­nyak goreng curah sudah Rp13.900/liter, turun 11 persen jika dibandingkan bulan lalu. 

“Ini tersedia di 15.375 pengecer mitra Pemerintah yang tersebar di 241 ka­bupaten/kota di 25 provinsi,” jelasnya.

Setelah meninjau langsung ke pasar dan berdiskusi dengan para pedagang, Mendag Zulhas melihat minyak goreng curah yang dikemas oleh pedagang agar praktis. 

“Tadi banyak juga minyak goreng curah yang sudah dikemas pakai botol namun harga tetap Rp14.000/liter,” kata Mendag Zulhas.

Ke depan, menurut Mendag tidak perlu lagi karena Pemerintah akan menyiapkan minyak goreng ke­masan sederhana yang HET-nya juga Rp14.000/liter. “Minyakita akan segera beredar, besok sudah launching, insya Allah. Kemasan sederhana, harga tetap Rp14.000/liter,” tambah Mendag Zulhas.

Tak hanya migor, Mendag Zulhas juga meninjau harga barang kebutuhan pokok lainnya. Secara umum harga barang kebutuhan pokok terpantau stabil dan pasokan tersedia. 

Berdasarkan pantauan harga beras medium tercatat Rp10.000/kg, beras premium Rp12.000-13.000/kg,  gula  Rp14.000/kg,  tepung  terigu  curah  Rp10.500/kg,  tepung  terigu  kemasan Rp13.500/kg,  minyak  goreng  curah  Rp14.000/kg,  daging  sapi  Rp140.000/kg, telur ayam  ras Rp27.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg, cabai merah keriting Rp115.000/kg, cabai merah besar Rp70.000/kg, cabai rawit merah Rp130.000/kg, bawang merah Rp80.000/kg, bawang putih honan Rp30.000/kg, serta bawang putih kating Rp40.000/kg. (bie)