TINJAU PASUKAN: Presiden Joko Widodo meninjau pasukan pada upacara HUT Bhayangkara ke-76, di Lapangan Bhayangkara, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/7). (BPMI/KRIS)
SERANG – Mantan Kapolda Banten Brigadir Jenderal Polisi (purn) M Zulkarnaen memberikan kritik yang membangun terhadap Polri yang berusia 76 tahun. Menurut dia, Polri diusia yang ke-76 harus lebih baik dan profesional lagi dalam menjalankan tugas.
“Ke depan harus lebih baik dari sebelumnya, lebih profesional, presisi seperti yang dibilang Pak Presiden tadi,” ujar Zulkarnaen usai menghadiri upacara HUT Bhayangkara ke-76 di Mapolda Banten, Selasa (7/6).
Terkait dengan penegakkan hukum, Zulkarnaen meminta Polri harus taat pada aturan perundang-undangan. Jangan sampai menegakkan hukum dengan sewenang-wenang. “Setiap penanganan penegakan hukum harus sesuai perundang-undangan yang berlaku, jangan sewenang-wenang,” katanya.
Polri juga harus menjadi pelindung dan pengayom masyarakat. Jangan sampai Polri melukai hati rakyat.
“Polisi harus menjadi pelindung, pengayom masyarakat, polisi juga harus menghormati masyarakat,” kata Zulkarnaen.
Saat disinggung mengenai pelayanan pihak kepolisian yang ada di Provinsi Banten. Zulkarnaen mengatakan bahwa setiap masyarakat pasti ada yang merasa puas dan tidak puas. “Saat ini mungkin ada yang merasa puas, ada yang merasa belum puas itu sudah biasa. Polisi itu dibenci tapi dirindukan masyarakat,” ucap Zulkarnaen.
Sementara itu Ketua Panitia Hari Bhayangkara ke-76 di Polda Banten, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Noffan Widyayoko mengatakan ada beberapa poin penting yang disampaikan Presiden Jokowi terhadap Polri. Di antaranya, Polri harus ada di tengah-tengah masyarakat.
“Polri haris selalu ada ditengah masyarakat, apapun kegiatan Polri selalu dilihat oleh masyarakat,” kata Noffan.
Ia mengatakan, ada harapan besar yang diinginkan presiden. Harapan besar itu adalah Polri harus bisa bijaksana dalam menjalankan tugas, terbuka dan harus mengetahui kondisi psikis masyarakat. “Polri harus bijaksana dalam bertugas, Polri harus terbuka dan transparan dan juga harus bisa mengetahui kondisi psikis masyarakat yang ada di tengah masyarakat,” kata kepala SPN Polda Banten tersebut.
Noffan mengatakan, presiden juga memberikan arahan kepada Polri untuk memperhatikan kondisi Covid-19 di daerah masing-masing. Polri kata dia harus mengarahkan masyarakat untuk selalu disiplin protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi.
“Kita ketahui bersama bahwa saat ini masih meningkat (Covid-19-red) tentunya dalam hal ini Polri dituntut untuk bisa membimbing masyarakat (taat protokol kesehatan dan ikut vaksinasi-red),” ungkap Noffan.
Terkait untuk meningkatkan kepercayaan terhadap masyarakat, sambung Noffan, Polri harus bekerja secara sungguh-sungguh dan profesional. “Upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, Polri harus bekerja sungguh-sungguh. Polri harus respons terhadap permasalahan yang ada ditengah masyarakat,” kata Noffan.
Noffan menuturkan, dalam hal penegakan hukum, Polri kata dia harus sesuai dengan norma aturan yang berlaku di tengah masyarakat. “Penegakkan hukum di sini adalah penegakan hukum yang sesuai norma aturan yang ada di tengah masyarakat. Tentunya di Banten ada budaya lokal yang harus diperhatikan,” tutur Noffan.
ARAHAN PRESIDEN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta/menginstruksikan tiga hal kepada Polri. Pertama, menginstruksikan Polri untuk mengawal dan menyukseskan agenda nasional berupa mengawal pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).
Kedua mengawal agenda internasional, yaitu Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 November mendatang.
Ketiga, Presiden Jokowi juga meminta Polri mengawal dan menyukseskan agenda besar demokrasi Pileg, Pilpres, dan Pilkada Serentak tahun 2024.
“Polri saya harapkan memberikan dukungan kamtibmas maksimal agar pesta demokrasi berjalan dengan baik,” tegas Presiden Jokowi saat menjadi Inspektur Upacara Hari Tahun Bhayangkara ke-76 di Lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 5 Juli 2022.
Dikutip dari laman facebook Divisi Humas Polri, Jokowi menegaskan Polri harus mengawal pembangunan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sehingga dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
Sementara untuk agenda internasional berupa KTT G20, Jokowi minta Polri terus melakukan pengawalan.
“Agenda G20 yang sudah berlangsung, harus terus dikawal. Puncaknya nanti adalah KTT G20 di bulan November yang akan dihadiri para Kepala Negara anggota G20,” tutur Presiden RI. (fam-inforadar.id/air)
*fadhil
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
