DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

1500 Warga Tak Punya Septic Tank

post-img

Belum Dianggarkan Disperkimta Tangsel

SERPONG - Sebanyak 1500 warga Kota Tangsel ternyata belum memiliki septic tank. Data ini dikemukakan oleh Ketua Tim Fasilitasi CSR Kota Tangsel Lista Hurustiati.  

“Kami mendapat data dari Dinas Kesehatan Kota Tangsel ada 1500 warga belum memiliki septik-tank. Ini data yang su­dah tercatat,” ujarnya.

Menurut Lista, pihaknya melalui program Cor­porate Sosial Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan sekitar telah mem­bangun hampir 30 septic tank di Kota Tangsel.

Lista mengatakan, sejauh ini Dinas ke­sehatan dan Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman dan Pertanahan di­ke­tahui belum menganggarkan pembuatan septic tank bagi warga. “Sehingga kami berinisiatif membangun septic tank bagi warga,” ujarnya.

Menurutnya, terdapat empat kecamatan yang sanitasi benar-benar buruk. Di antaranya Kecamatan Setu, Kecamatan Serpong, Kecamatan Pondok Aren dan Kecamatan Lengkong Wetan. 

“Memang di tempat ini masih ratusan warganya belum memiliki septik-tank. Me­reka masih gunakan wc gantung,” jelasnya.

Menurut Lista, dalam pembuatan septic tank diperlukan Rp 3 juta sampai Rp 4 juta dan biayanya sepenuhnya menggu­nakan uang perusahaan yang disalurkan langsung pihaknya.

Menurut Lista, masih banyaknya warga tak memiliki sanitasi yang baik bukan karena tidak mampu. Namun faktor lainnya terkait masalah pemahaman.

“Bukan karena ekonomi saja loh, karena banyak masyarakat Tangsel yang pe­mikirannya masih kolonial. Mereka jus­tru lebih senang buang air besar di em­pang. Karena enak katanya, nongkrong meng­hirup udara dan merokok di ba­wahnya ikan,” ujarnya.

Sementara Kasi Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinkes Kota Tangsel Ichsan meng­ungkapkan, Dinkes tidak berwenang untuk menganggarkan pembangunan septic tank.

“Kalau kita memang tidak ada anggaran untuk pembangunan septic tank, untuk pembangunan ada di dinas lain,” ujarnya. 

Terkait program apa saja yang sudah dilakukan Dinkes menangani sanitasi di Kota Tangsel, Ichsan mengaku akan me­nyam­paikannya setelah mendapat izin Ka­dis Kesehatan. 

“Nanti silakan bertemu dengan pimpinan ya pak” singkatnya. (ful/asp)