DECEMBER 9, 2022
Utama

Desmond Siap Lawan Airin

post-img

Bursa calon gubernur Banten kembali memanas, pasca DPD Partai Golkar Provinsi Banten mengumumkan akan mencalonkan mantan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, pada Pilgub Banten 2024 mendatang.


SERANG-Munculnya nama Airin langsung disikapi serius oleh partai-partai besar di Provinsi Banten, tidak hanya oleh PDIP, namun juga Demokrat, PKS dan Gerindra.

Padahal, Demokrat, PKS dan Gerindra merupakan teman koalisi Golkar saat Pilgub Banten 2017 lalu. Saat itu, tujuh partai berkoalisi mengusung dan me­me­nangkan pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy. Ketujuh partai itu adalah Golkar, Demokrat, PKS, Gerindra, PKB, PAN dan Hanura.

Bila reaksi Demokrat dan PKS baru pada wacana menyiapkan calon gubernur jagoannya, Gerindra justru lebih percaya diri menyebutkan nama Ketua DPD Gerindra Banten Desmond J Mahesa sebagai penantang Airin.

Menurut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Banten, Agus Supriyatna, sosok Ketua DPD Gerindra Banten merupakan lawan yang sepadan untuk bersaing dengan kandidat jagoan Golkar, Airin Rachmi Diany.

Agus menilai, Desmond merupakan politisi cerdas sekaligus tokoh pergerakan nasional yang telah teruji. Hal itu terbukti pada Pemilu 2014 dan 2019, Desmond selalu terpilih menjadi Anggota DPR RI dari Dapil Banten II, yang meliputi Ka­bu­paten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.

“Dua kali nyalon DPR RI terpilih dengan suara yang siginifikan, dan menjadi pimpinan Fraksi di DPR RI serta pimpinan Komisi III DPR RI. Jadi sudah waktunya Pak Desmond me­mimpin tanah jawara menjadi Gubernur Banten,” kata Agus kepada wartawan, Jumat (5/8).

Menurutnya, semua syarat menjadi gu­bernur telah melekat pada sosok Desmond. Selain populer di tingkat nasional, Desmond sangat dekat dengan masyarakat Banten.

“Berkat kepemimpinan Pak Desmond, alhamdulillah Gerindra sukses menjadi partai pemenang Pemilu 2019 di Provinsi Banten,” tegasnya.

Mantan Ketua KPU Banten ini mengaku optimistis bila Gerindra bisa memenangkan Pilgub Banten, dengan bekal pengalaman me­menangkan Pemilu 2019.

“Semua kader Gerindra siap mengawal dan memenangkan Pak Desmond menjadi orang nomor satu di Banten,” pungkasnya.

Senada, Sekjen DPD Gerindra Banten Andra Soni mengatakan, partainya sudah lama menginginkan kader terbaiknya maju se­bagai calon gubernur pada Pilgub 2024.

“Ketua DPD Gerindra (Desmond-red) telah menyampaikan kesiapannya, yang pasti Gerindra siap memenangkan Pemilu dan Pilkada serentak 2024,””katanya.

Hanya saja, lanjut Andra, fokus Gerindra adalah mempersiapkan seluruh komponen partai dalam upaya memenangkan Pemilu 2024, sebagai agenda terdekat sebelum Pilkada 2024.

“Tapi soal Pilgub Banten, seluruh kader Gerindra di Banten telah menyampaikan du­kungan kepada Pak Desmond untuk maju dalam Pilgub Banten 2024,” tutur Andra yang saat ini menjabat Ketua DPRD Banten.

Saat dikonfirmasi wartawan, Ketua DPD Gerindra Banten Desmond J Mahesa tak me­nampik bila dirinya siap diusung menjadi calon gubernur oleh Gerindra untuk bersaing pada Pilgub Banten 2024. Dia siap ber­kompetisi dengan kandidat lainnya, baik itu Airin atau jagoan partai lain.“Jagoan Ge­r­indra ya Ketua DPD-nya,” kata Desmond ke­pada wartawan.

Kendati mengaku siap bersaing dengan Airin dan kandidat lainnya, Desmond me­ngaku tugas pertamanya adalah me­menangkan Pemilu 2024 terlebih dulu, karena Pilgub Banten baru dilak­sanakan setelah Pemilu.

“Gerindra Banten optimis untuk mem­pertahankan kemenangan pada Pemilu 2024, dengan begitu akan mudah me­menangkan Pilgub Banten,” pungkasnya.

Terpisah, pengamat politik dan ke­bijakan publik Unsera Ahmad Sururi menilai, menghangatnya bursa calon gu­bernur Banten membuat Pilgub Banten menarik perhatian nasional. Selain itu, harapan masyarakat agar lebih banyak opsi calon pemimpin terbuka lebar.

“Bisa dibayangkan bila Golkar, Ge­rindra, PDIP, Demokrat, PKS dan NasDem menyiapkan kadernya menjadi calon gubernur, maka 2024 peserta Pilgub Banten lebih dari dua pasangan,” katanya.

Secara kalkulasi politik, lanjut Sururi, Pilgub 2024 sangat memungkinkan lahir­nya tiga pasangan calon. Sehingga masya­rakat Banten tidak akan terbelah jadi dua kubu seperti pada Pilgub 2017 lalu.

“Kalau figur partai yang sudah menetap di daerah lokal mau maju sebagai Cagub Banten seperti Ketua DPD Gerindra, maka dinamika demokrasi akan lebih menarik dan masyarakat Banten bisa punya banyak opsi untuk memilih nan­tinya,” katanya.

Ia melanjutkan, bila Gerindra serius me­ngusung calon gubernur, maka bisa dipastikan koalisi Golkar dan Ge­rindra saat mendukung WH-Andika pecah. Per­saingan bahkan menjadi lebih sengit bila Demokrat dan PKS juga memilih meninggalkan koalisi Pil­gub 2017 lalu.

Bagi Sururi, Gerindra punya modal politik yang cukup kuat di Banten, pasca menjadi partai peraih kursi terbanyak di DPRD Banten hasil Pemilu 2019. Tetapi, ini perlu didorong dengan modal sosial, yang belum benar-benar dimiliki Gerindra.

“Jika urusannya posisi gubernur Ban­ten, saya lebih melihat masyarakat Banten lebih settle dengan parpol lama seperti Golkar, PDIP dan Demokrat yang notabene memiliki modal sosial dan politik yang tinggi di Banten. Jadi figur Desmond secara kalkulasi poli­tiknya akan membuat persaingan sengit, karena semua ingin mengusung Cagub bukan Wagub di Pilgub 2024 nanti,” be­bernya.

Sururi berharap, PDIP, PKS, Demokrat, NasDem juga segera mendeklarasikan calon gubernurnya, sehingga peta politik di Banten semakin dinamis, terutama pe­ta koalisi yang akan dibangun.

“Ambisi Gerindra akan membuat Golkar, PDIP, Demokrat dan PKS akan meng­hitung betul 2024, sebab tak hanya ada Pilgub tapi juga Pileg dan Pilpres,” pung­kasnya. (den/nda)