DECEMBER 9, 2022
Love Story - Inspirasi

Enggak Mau Cerita ke Suami, Bikin Sakit Hati

post-img

Komunikasi menjadi hal yang penting dalam membangun rumah tangga, hal itulah yang tidak dimiliki dalam rumah tangga Bebi (28) dan Sukri (29), keduanya nama samaran. 


Bebi mengaku, ia tak mau cerita tentang hal-hal buruk yang ia alami pada suami karena takut sakit hati. Soalnya, seperti pepatah guru terbaik ialah pengalaman, Bebi pernah dimarahi habis-habisan oleh suami saat cerita tentang masalah yang dialami.

”Mending jangan cerita ke suami, soalnya dia mah bukannya nyari solusi, malah bikin masalah tambah runyem, belum lagi omongannya bikin sakit hati,” keluh Bebi saat ngobrol dengan Radar Banten di kediamannya di Kecamatan Kramatwatu, Jumat (5/8).

Sebanarnya Bebi menyadari sejak awal kalau Sukri bukanlah lelaki yang enak diajak bicara. Namun karena terpesona paras tampan dan dijanjikan hidup mapan, Bebi menyingkirkan kekurangan itu dan berusaha berpikir positif.

Makanya ia mau menerima saat diajak Sukri menikah lima tahun lalu. Apalagi saat itu Sukri juga terbilang anak orang kaya, bapaknya punya banyak sawah dan termasuk orang yang dihormati.

Sedangkan Bebi hanya wanita biasa lulusan SMA, sempat kerja pabrik demi membiayai adik sekolah karena ayah sudah tiada. ”Kalau bisa dibuka, mungkin daleman isi hati saya ini duri semua,” katanya.

Rumah tangga mereka awalnya tak ada masalah, mungkin karena masih pengantin baru, Sukri masih sering memanjakan istri mulai dari menuruti kemauan Bebi yang pengin makan ini itu, sampai diajak jalan-jalan.

Hingga mereka mulai tinggal di rumah sendiri dan dikaruniai satu anak. Seiring berjalannya waktu, bentuk perhatian Sukri mulai berkurang bahkan tak pernah.

Bebi tak pernah lagi berbincang mencurahkan isi hati pada suaminya, hal itu membuat Bebi tak nyaman. Akhirnya ia pun memberanikan diri bercerita tentang saudara yang meminjam uang, tapi sulit ketika ditagih.

Bukannya menenangkan, Sukri malah marah-marah dan menyalahkan Bebi karena meminjamkan uang tanpa sepengetahuan Sukri. ”Saya dibilang bego, tolol, kan sakit hati,” katanya.

Hingga akhirnya masalah itu selesai dengan sendirinya ketika uang pinjaman dikembalikan. Untuk kedua dan kesekian kalinya, ketika Bebi cerita soal masalah yang dialami, pasti mendapat respon yang sama.

”Saya dimarahin mulu, capek, omongannya nyakitin,” keluhnya.

Sejak saat itulah setiap ada masalah, Bebi tak pernah cerita pada suami, hanya dipendam sendiri dan kadang sampai sakit karena banyak pikiran. ”Jadi hubungan rumah tangga kita udah enggak sehat, enggak tahan,” ungkapnya. Ya ampun, sabar ya Teh. (drp)