DECEMBER 9, 2022
Pandeglang

Populasi Badak Cula Satu Tersisa 76 Ekor

post-img

KLHK Targetkan Dua Anak Badak Lahir 

PANDEGLANG - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) menargetkan dua anak badak cula satu lahir dalam sepuluh tahun ke depan. Saat ini, populasi badak hanya tinggal 76 ekor se-dunia.

Kepala BTNUK pada KLHK RI Ang­godo mengatakan, target tersebut telah dibahas dan dimasukan dalam program Management Effectiveness Tracking Tool (METT).

Program itu merupakan suatu perang­kat yang digunakan untuk melakukan pengkajian tingkat efektifitas penge­lolaan kawasan sesuai dengan visi, misi, dan tujuan pengelolaan yang telah ditentukan sebelumnya. "Kita fokus untuk pengembangbiakan Badak Jawa agar tidak punah," katanya di kantor BTNUK, kemarin.

Dijelaskannya, dasar hukum METT, yaitu Peraturan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Eko­sistem (KSDAE) Nomor: P.15/KSDAE-SET/2015 tentang Pedoman Penilaian Efektivitas Pengelolaan Kawasan Konservasi di Indonesia. "Aturan itu menetapkan dan mengadopsi METT sebagai alat untuk mengukur efektivitas pengelolaan kawasan konservasi," jelasnya.

Taman Nasional Ujung Kulon selaku Unit Pelaksana Teknis Ditjen KSDAE telah melaksanakan kegiatan penilaian efektivitas pengelolaan TNUK sebagai upaya peningkatan kualitas pengelolaan dan menjadi sistem monitoring penge­lolaan kawasan konservasi.

"Tujuannya untuk meningkatkan penilaian efektivitas pengelolaan TNUK sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan menjadi sistem monitoring pengelolaan kawasan konservasi," tukasnya.(dib/tur)