DECEMBER 9, 2022
Tangerang - Viral

Naik Bus Tayo dan Si Benteng Gratis

post-img

PROMOSI: Walikota Tangerang Arief R Wismansyah membentangkan kertas karton yang berisi tulisan promosi naik angkot si Benteng gratis, Selasa (5/9).(Humas Kota Tangerang for Radar Banten)

Kurangi Dampak Kenaikan Harga BBM

TANGERANG--Pemerintah Kota Ta­ngerang menggratiskan tarif bus Tayo dan angkot Si Benteng. Ke­bi­jak­an meng­gratiskan moda trans­portasi umum ini adalah upaya me­­nekan dam­­pak kenaikan BBM yang dapat me­nyulitkan ekonomi masya­rakat.

Walikota Tangerang Arief R Wisman­syah mengatakan, kenaikan BBM akan berpengaruh besar pada kenaikan har­ga pokok dan menurunnya daya beli masyarakat. Di tengah situasi sulit ini, pengeluaran masyarakat akan se­makin membengkak.

“Oleh sebab itu, dengan kebijakan meng­gratiskan transportasi umum ini kita harapkan dapat menekan pe­ngeluaran masyarakat,” terang Arief, Senin (5/8).

Arief mengatakan, tarif transportasi umum di Kota Tangerang sebenarnya su­dah cukup terjangkau, hanya Rp 2 ribu sekali jalan. “Tapi jika dikalikan se­bulan, kan lumayan. Maka dari itu ke­bijakan menggratiskan transportasi umum ini, pengeluarannya bisa di­he­mat,” tegas Arief.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tange­rang Wahyudi Iskandar menam­bah­kan, kebijakan menggratiskan tarif Bus Tayo dan angkot Si Benteng dan ber­laku mulai Selasa, 6 September 2022.

“Sesuai arahan Pak Wali, jadi mulai be­sok tarifnya digratiskan, sampai waktu yang tidak ditentukan,” pungkas Wahyudi.

Diketahui, selain menggratiskan m­o­da transportasi umum, Pemkot Ta­ngerang juga segera mendistribusi­kan bibit tanaman seperti cabai dan juga tomat untuk ditanam di lahan Ke­lompok Wanita Tani (KWT) maupun di rumah warga.

“Dengan begitu harga di pasar akan ter­kendali dan kebutuhan juga akan ter­jaga,” ujar Arief. 

Lebih lanjut Arief mengungkapkan, Pem­kot Tangerang juga akan segera meng­­gelar bazaar UMKM di 13 ke­ca­matan se-Kota Tangerang dan Ta­nge­­rang Great Sale, sebagai langkah untuk mem­fasilitasi produk - produk UMKM Kota Tangerang agar terjual di pasaran.(ful)