Kampung Serai Wangi di Dusun Karoya, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, diresmikan Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar, Jumat (2/9). Nama kampung tersebut terinspirasi dari tanaman Serai Wangi yang banyak tumbuh di daerah tersebut.
Pendirian kampung tematik ini sendiri diinisiasi oleh Kelompok 10 Kuliah Kerja Kemasyarakatan (KKK) Universitas Islam Syekh-Yusuf (Unis) Tangerang. Mahasiswa berupaya mewujudkan pemberdayaan potensi serai wangi di sekitar lokasi. Pj Gubernur Banten mengapresiasi kegiatan yang digelar untuk meningkatkan bahan baku produk minyak serai wangi di wilayah tersebut.
Menurut Al Muktabar, kehidupan mahasiswa sekarang jauh berbeda dibanding saat dirinya masih kuliah. Mahasiswa saat ini harus lebih kreatif dan dapat membuka mata terhadap permasalahan yang ada di masyarakat sehingga menemukan solusinya. “Kalau dulu kita mau rapat buat demo aja susah sekali, udah ketakutan duluan. Sekarang dengan dibantu teknologi komunikasi menjadi lebih mudah. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya,” ungkap Al Muktabar.
Selain menggunting pita sebagai tanda peresmian Kampung Serai Wangi. Al Muktabar juga meninjau lokasi penyulingan minyak serai wangi yang sudah beroperasi sejak satu tahun terakhir. “Saya rasa ini bagus sekali untuk dikembangkan dan dukung program pemerintah. Baik tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional,” katanya.
Al Muktabar berharap masyarakat terus semangat melakukan budidaya serai wangi dan meningkatkan produksi dengan memanfaatkan sarana yang ada. “Ini kan lahan di sekitar sini juga masih luas. Bisa saja misalnya ditambah peternakan atau perkebunan lain,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang Dadan Gandana, Camat Cisoka Encep Sahayat, Kepala Desa Carenang Eris Risharyadi, dan perwakilan Unis Tangerang.
Kepala Bagian Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unis Tangerang Rizal Fahmi menjelaskan, KKK Unis Tangerang tahun 2022 mengangkat tema Kolaborasi Penanggulangan Penurunan Angka Kemiskinan dan Pengangguran. ”Yang dilakukan oleh kelompok 10 di Cisoka merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. Tahun ini kami memiliki 22 kelompok KKK yang tersebar di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang,” tutur Fahmi.
Menurut Fahmi pendampingan kepada masyarakat akan terus dilakukan meskipun nantinya mahasiswa harus meninggalkan lokasi. Salah satunya melalui program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. “Kami juga melakukan survei di setiap lokasi untuk melakukan identifikasi kondisi masyarakat melalui aplikasi,” katanya.
Wakil Ketua Kelompok 10 KKK Unis Tangerang 2022 Muhamad Iqman menambahkan, peluncuran Kampung Serai Wangi merupakan kegiatan puncak pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Dalam sebulan terakhir mereka telah melakukan berbagai kegiatan seperti pelatihan budi daya serai wangi, workshop branding dan pemanfaatan digitalisasi untuk pemasaran, hingga pembahasan legalitas lembaga maupun produk minyak serai wangi. “Kami juga menggelar lomba menanam serai wangi bekerjasama dengan Yayasan Erick Thohir, agar masyarakat mau menanam dan meningkatkan bahan baku produksi minyak. Hari ini pengumuman pemenangnya,” ujar Iqman. (nda)
Banten Hari Ini
- Utama
- Kab Serang
- Radar Serang
- Pandeglang
- Lebak - Viral
- Tangerang - Viral
- Olahraga
- Hukrim
- Love Story - Inspirasi
- Bisnis - Peluang Usaha
- Sambungan
- Cilegon
- Trendy
- Proud
- Cover Story
- Pesona Indonesia
- Legacy
- Kelurahan
- 18 PLUS
- MAMMY WOW
- ADVERTORIAL WARNA
- LRLA KOTA SERANG
- ADVERTORIAL BW
- KESEHATAN
- DP3AP2KB Kota Cilegon
- RADAR TRAVEL
- LPPD Tangerang
- 18 PLUS+
- ADV Pemkab Tangerang
- MOVIES
- PUPR LEBAK
- ADV PEMKAB PANDEGLANG
- GAN RB
- Serba Serbi Ramadan
- ADV PEMKAB PANDEGLANG 2
- HOBBY
- RAKYAT MEMILIH
- Potret Cilegon
- VIRAL
- LKBA Kabupaten Serang
- Academia Untirta
- INFO BHAYANGKARA
- INFO ADHYAKSA
