DECEMBER 9, 2022
Hukrim

Terpental, Pemotor Tewas Terlindas Truk

post-img

LAKA: Polisi mengecek lokasi kecelakaan di Jalan Raya Serang-Jakarta, di Kampung Cimiung, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Senin (5/9) pagi.(Polres Serang for Radar Banten)

SERANG-Toni Ashari (25), tewas di Jalan Raya Serang- Jakarta, tepatnya di Kampung Cimiung, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Senin (5/9) pagi. Korban tewas setelah terpental dari motor dan terlindas sebuah truk. 

Informasi yang diperoleh Radar Banten, kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 05.30 WIB. Kecelakaan berawal saat korban yang mengendarai sepeda motor KLX bernopol G 2457 IV melaju dari arah Tangerang menuju Serang. 

Tiba di lokasi kejadian, korban yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi tersebut menabrak kendaraan lain dari arah berlawanan. Tabrakan tersebut menyebabkan korban jatuh dan terpental dari motornya. 

Korban yang terjatuh di badan jalan tersebut, terlindas sebuah truk yang belum diketahui identitasnya. Seketika, korban tewas di lokasi kejadian. Oleh petugas ke­polisian dari Unit Laka Lantas Polres Serang, jasad warga Kampung Teritih, Desa Ciagel, Kecamatan Tambak, Kabupaten Serang Serang itu dievakuasi ke RSUD dr Dradjat Prawiranegara, Kabupaten Serang. 

Kasat Lantas Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Tiwi Afrina mengatakan, penyebab kecelakaan diduga karena korban tidak hati-hati saat berkendara. 

"Kejadian kecelakaan sekira jam 05.30 WIB tadi pagi. Korban meninggal dunia di lokasi karena terlindas sebuah truk yang kita belum tahu identitasnya. Sebelum terlindas, korban ini sempat menabrak sebuah kendaraan yang ada di depannya. Tabrakan itu membuat korban terjatuh dari motor dan terlindas," kata Tiwi. 

Tiwi mengungkapkan, korban tewas dengan kondisi luka parah pada bagian kepala. "Lukanya pada bagian kepala, untuk korban sudah kami bawa ke RSUD Serang," kata Tiwi. 

Tiwi mengimbau pengguna jalan agar berhati-hati dalam berkendara serta mengikuti peraturan lalu lintas dengan memperhatikan batas kecepatan. “Serta antisipasi saat mendahului kendaraan di depannya," tutur Tiwi. (fam/nda)