DECEMBER 9, 2022
Lebak - Viral

Geng Motor Resahkan Warga Maja

post-img

LEBAK-Vidio aksi geng motor yang me­lakukan konvoi sembari mengacung­kan senjata tajam viral di media sosial. Aksi tersebut diketahui dilakukan be­lasan pemotor di daerah Pasar Maja, Ke­camatan Maja, Selasa (4/10) dini hari. 

Berdasarkan vidio yang diterima Radar Banten, mereka melakukan kon­voi di jalan raya, seperti mengejar se­suatu sambil mengacungkan senjata tajam jenis cerulit. Bahkan, ukurannya tergolong besar.  

Aksi tersebut mengundang hujatan dari netizen. Menurut warga, aksi para pemuda itu telah meresahkan war­ga setempat. 

“Tolong kepada pihak berwajib segera me­nindak para pelaku yang meresahkan masyarakat, saya takut soalnya suami dan anak saya sering pulang kerja le­w­at sana,” kata Meriya Prihatini, warga Kecamatan Maja.

Kepala Seksi Humas Polres Lebak IPTU Jajang Junaedi membenarkan, jika aksi geng motor itu terjadi di wilayah Pasar Maja. Aksi tersebut diduga terjadi pada pukul 2.30 WIB. “Ya benar, itu di Maja pada Rabu dini hari, “ kata Ja­jang saat dikonfirmasi, Rabu (5/10).

Dari laporan yang diterima pihak ke­polisian, geng motor yang meresah­kan masyarakat berjumlah 15 motor. Ia tidak menampik geng motor itu ber­keliaran sambil membawa sajam. Na­mun, dirinya tidak mengetahui alas­an atau motif dari para pelaku geng motor itu. 

”Kita tidak tau motifnya apa. Tapi dugaan sementara geng motor lagi cari orang di wilayah Maja,” jelasnya. 

Kapolsek Maja AKP Mulyadi menga­takan, pihaknya saat ini tengah me­nye­lidiki aksi geng motor di Maja. Ia me­nyebut, geng motor itu bukan ber­asal dari wilayah Kabupaten Lebak. Saat kejadian, Polsek Maja langsung me­nuju Pasar Maja, namun geng mo­tor sudah lebih dulu melarikan diri. 

”Sekarang masih dalam penyelidikan untuk para pelakunya. Tapi mereka itu dari Adiyasa Cisoka dan nggak la­ma kemudian mereka kembali lagi ke Cisoka,” jelasnya. 

Hingga saat ini, Polsek Maja tidak me­nerima adanya laporan kerusakan maupun korban jiwa dari aksi geng motor yang meresahkan warga tersebut. Selanjutnya, pihaknya akan masif me­lakukan patroli, khususnya di wilayah perbatasan Lebak. 

”Untuk mencegah hal serupa kita akan rutinkan patroli. Kita juga minta kerja sama dari masyarakat untuk me­laporkan kepada kami jika mene­mukan aksi serupa yang meresahkan atau menyebabkan gangguan keaman­an,” pungkasnya.(mg-02/tur)